Dua PSK PMD Panjang Diserang OTK! Satu Tewas Bersimbah Darah, Temannya Kritis!

- Editor

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dua wanita pekerja seks komersial (PSK) diserang oleh orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam di sebuah rumah di kawasan Pemandangan, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, pada Selasa (31/3/2026) dini hari. 

Insiden berdarah ini mengakibatkan satu korban tewas di tempat dan satu lainnya harus dilarikan ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Korban tewas diketahui berinisial NR (41), warga Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Sementara korban selamat yang kini tengah mendapat perawatan medis berinisial DA (41), warga Perumnas Way Halim, Kota Bandar Lampung.

​Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan adanya peristiwa dugaan pembunuhan dan penganiayaan berat tersebut.

​”Benar, peristiwa tersebut terjadi tadi malam di wilayah Panjang, Bandar Lampung. Ada dua orang korban, di mana satu di antaranya meninggal dunia dan satu lainnya dirawat di rumah sakit,” kata Yuni, Selasa (31/3/2026).

​Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Tim Inafis Polresta Bandar Lampung dan Polsek Panjang, NR dipastikan tewas akibat luka tusuk senjata tajam tepat di bagian leher belakang. Sedangkan korban DA mengalami luka sayatan pada bagian tangan.

​Peristiwa ini pertama kali terungkap ketika korban DA yang dalam keadaan terluka meminta pertolongan. Ketua RT setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Saat ini, kepolisian masih berupaya memburu pelaku dan mendalami motif di balik penyerangan tersebut.

Tim Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Panjang tengah mengumpulkan barang bukti dan mencari petunjuk melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

“Upaya saat ini tim masih meminta keterangan beberapa masyarakat, baik Ketua RT maupun tetangga korban. Tim juga masih menggali keterangan terhadap DA untuk mengetahui pelakunya. Jika ada perkembangan terbaru akan kami informasikan,” pungkas Yuni. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Selundupkan 9.450 Butir Ekstasi ke Medan, Warga Natar Lampung Divonis 12 Tahun Penjara
Tuntut Kapolda Lampung Mundur, Warga Jabung Geruduk Mabes Polri Buntut Tewasnya DPO Joni ‘Jabung’
Nekat Edarkan Ribuan Pil Ekstasi di Bandar Lampung, Dua Tersangka Terancam Hukuman Mati!
Harga Motor Listrik MBG Di-Mark Up Hingga Rp47 Juta Per Unit, Kejagung Tahan Bos PT YAT
Berkas Tak Sinkron, Kejati Lampung Kembalikan Perkara Tambang Emas Ilegal Way Kanan ke Polda
Digelandang ke Bareskrim, Oknum Anggota Brimob ‘Sniper’ Bekingi Sindikat Narkoba!
Akal-akalan Tutupi Audit, KPK Bongkar Aliran Suap Bupati Muara Enim ke Oknum BPK
Tindak Lanjut KUHP Baru, Pemkab Lampung Tengah Matangkan Aturan Pidana Kerja Sosial
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 05:37 WIB

Selundupkan 9.450 Butir Ekstasi ke Medan, Warga Natar Lampung Divonis 12 Tahun Penjara

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:45 WIB

Tuntut Kapolda Lampung Mundur, Warga Jabung Geruduk Mabes Polri Buntut Tewasnya DPO Joni ‘Jabung’

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:47 WIB

Nekat Edarkan Ribuan Pil Ekstasi di Bandar Lampung, Dua Tersangka Terancam Hukuman Mati!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:10 WIB

Harga Motor Listrik MBG Di-Mark Up Hingga Rp47 Juta Per Unit, Kejagung Tahan Bos PT YAT

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:03 WIB

Berkas Tak Sinkron, Kejati Lampung Kembalikan Perkara Tambang Emas Ilegal Way Kanan ke Polda

Berita Terbaru