Rapor Merah Polda Lampung: Tingginya Kejahatan Jalanan dan Rendahnya Penyelesaian Kasus

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Provinsi Lampung menutup lembaran tahun 2025 dengan catatan yang cukup mengusik rasa aman publik. Kejahatan jalanan, yang selama ini menjadi momok bagi warga di Bumi Ruwa Jurai, resmi dinobatkan sebagai penyumbang terbesar melonjaknya angka kriminalitas sepanjang tahun ini. 

Dalam rilis akhir tahun di Mapolda Lampung, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengungkapkan potret buram statistik keamanan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data yang dihimpun, total kasus kejahatan konvensional melonjak hingga 11.954 kasus. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 7,9 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat di angka 11.076 kasus.

Ironisnya, lebih dari separuh potret kriminalitas tersebut didominasi oleh “jalanan yang tidak ramah”. Dari total belasan ribu perkara, sebanyak 7.031 kasus merupakan kejahatan jalanan. Hal ini menegaskan bahwa ruang publik masih menjadi area rawan bagi masyarakat Lampung.

Namun, yang menjadi sorotan tajam bukan sekadar angka kejadian, melainkan kemampuan aparat dalam memberikan kepastian hukum. Di sektor kejahatan jalanan, Polda Lampung baru menyentuh angka penyelesaian sebanyak 2.526 kasus.

Rapor Merah Penyelesaian Perkara

Ada tren mengkhawatirkan yang muncul dalam laporan tahun ini, yakni penurunan drastis tingkat penyelesaian perkara (crime clearance).

Secara akumulatif, Polda Lampung hanya mampu menuntaskan 4.312 kasus konvensional sepanjang 2025.

Angka ini terjun bebas sebesar 33,3 persen dibandingkan prestasi tahun sebelumnya yang mampu merampungkan 6.463 kasus.

Penurunan signifikan ini tentu menyisakan pertanyaan besar mengenai efektivitas penegakan hukum di tengah meningkatnya intensitas kejahatan.

Caption : Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf saat memberikan pers rilis di Mapolda setempat.
Dari TPPO hingga Konflik Agraria

Meski angka kriminalitas umum mendaki, Irjen Helfi mencatat adanya titik terang di beberapa lini:

  • TPPO: Kasus perdagangan orang berhasil ditekan hingga 62 persen, dengan hanya delapan kasus yang tercatat.
  • Senjata Api & Sajam: Tercatat 108 kasus penyalahgunaan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 68 kasus.
  • Kelompok Rentan: Kasus terkait gender dan perlindungan kelompok rentan masih di angka yang memprihatinkan, yakni 846 kasus dengan baru separuhnya (403 kasus) yang terselesaikan.
  • Kejahatan Pertanahan: Konflik agraria yang kerap menjadi bom waktu di Lampung mencatat 95 kasus, namun penyelesaiannya masih tergolong rendah, yakni hanya 19 kasus.

Kenaikan angka kriminalitas yang dibarengi dengan penurunan drastis penyelesaian perkara menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi jajaran Polda Lampung memasuki tahun 2026.

Masyarakat tidak hanya butuh statistik penangkapan, tapi butuh jaminan bahwa setiap laporan yang masuk berakhir di meja hijau.

Kejahatan jalanan yang masih dominan membuktikan bahwa strategi preventif di lapangan perlu dirombak total agar jalanan Lampung kembali menjadi milik warga, bukan milik para begundal. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berkas Korupsi PT LEB Eks Gubernur Lampung Dilimpahkan ke Pengadilan, 25 Jaksa Disiapkan Kejari Bandar Lampung
Diduga Bantu Napi Narkoba Encek Pelesiran hingga Kabur, Tiga Pejabat Rutan Sukadana Dicopot
Jejak Pelarian Encek: Kabur dari Sel di Lamtim, Kendalikan Sabu di Malaysia hingga Berakhir di Myanmar
Usai Bongkar Jaringan Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Lengser dari Kursi Dirtipidnarkoba Bareskrim
Gerebek Kasino di Batam, Bareskrim Polri Amankan 197 Orang dan Sita Rp7,7 Miliar
Korupsi Proyek SPAM, PT Tanjungkarang Perberat Hukuman Eks Bupati Pesawaran Jadi 13 Tahun Penjara
Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda Lampung, Jabatan Irwasda hingga Kapolres Tanggamus Diganti! 
Polisi Selidiki Tewasnya Warga di Pejompongan, Tangkap 322 Orang, 122 Diantaranya Anak di Bawah Umur!
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:57 WIB

Berkas Korupsi PT LEB Eks Gubernur Lampung Dilimpahkan ke Pengadilan, 25 Jaksa Disiapkan Kejari Bandar Lampung

Selasa, 1 September 2026 - 23:58 WIB

Diduga Bantu Napi Narkoba Encek Pelesiran hingga Kabur, Tiga Pejabat Rutan Sukadana Dicopot

Selasa, 1 September 2026 - 20:57 WIB

Jejak Pelarian Encek: Kabur dari Sel di Lamtim, Kendalikan Sabu di Malaysia hingga Berakhir di Myanmar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Usai Bongkar Jaringan Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Lengser dari Kursi Dirtipidnarkoba Bareskrim

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Gerebek Kasino di Batam, Bareskrim Polri Amankan 197 Orang dan Sita Rp7,7 Miliar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Terkendala Aturan Baru, 380 Dapur MBG di Lampung Gagal Beroperasi!

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:02 WIB

PENDIDIKAN

Bursa Rektor Unila Memanas, 6 Nama Ini Siap Bertarung!

Jumat, 4 Sep 2026 - 15:51 WIB