Viral di Medsos, Kasus Bullying Pelajar di Pringsewu Berakhir Damai Lewat Rembuk Pekon

- Editor

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa (Dok. Info Pringsewu)

Hariannarasi.com, Pringsewu – Kasus perundungan (bullying) disertai kekerasan fisik antar pelajar di Kabupaten Pringsewu, yang videonya sempat viral di media sosial, resmi berakhir damai. 

Penyelesaian kasus ini dicapai melalui jalur mediasi atau Rembuk Pekon yang digelar di Balai Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, pada Sabtu (30/5/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mediasi tersebut melibatkan keluarga korban dan pelaku, serta disaksikan langsung oleh pihak sekolah, aparatur pekon, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan anggota DPRD Pringsewu, Ahmad Hijar.

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum dan menyelesaikannya secara kekeluargaan.

​Sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut, keluarga pelaku telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Pihak keluarga pelaku juga berkomitmen untuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban serta berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap anak mereka.

​Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, mengonfirmasi kesepakatan damai tersebut pada Minggu (31/5/2026). Ia juga menjelaskan kronologi kejadian yang memicu viralnya video kekerasan itu di kalangan masyarakat.

Peristiwa kekerasan terjadi pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 11.45 WIB, tak jauh dari lokasi SMPN 1 Ambarawa. Menurut AKP Ramon, insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman dan ketersinggungan.

Caption : Ist

​”Insiden bermula ketika sejumlah pelajar meminta korban untuk membonceng pelaku saat pulang sekolah. Pelaku yang merasa tersinggung dengan ucapan korban kemudian menghampirinya, hingga terjadi adu mulut yang berujung pada aksi kekerasan berupa pemukulan dan penendangan,” jelas AKP Ramon.

Aksi tersebut terekam oleh pelajar lain dan dengan cepat menyebar di media sosial, sehingga memicu kecaman publik. Meskipun mendapat sorotan luas, AKP Ramon menjelaskan, jika pihak keluarga korban tidak membuat laporan resmi ke kepolisian sejak awal kejadian.

Hal ini yang kemudian mendasari dilakukannya mediasi untuk mencegah meluasnya polemik di masyarakat.

​Pihak kepolisian mengapresiasi langkah damai yang ditempuh oleh kedua keluarga. AKP Ramon berharap peristiwa ini dapat menjadi efek jera dan pembelajaran berharga bagi para pelajar.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik pelaku, korban, maupun pelajar lainnya agar lebih mampu mengendalikan emosi dan menyelesaikan konflik tanpa kekerasan,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Awas! Kualitas Udara Lampung Masuk Kategori Tidak Sehat, Imbas Asap Karhutla
Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Lampung Utara, Kasatreskrim: Kondisi Sudah Membusuk
Awas! Bapenda Lampung Mulai Razia Akbar,Pajak Kendaraan Mati Siap-Siap Kena Tilang Elektronik!
Polresta Bandar Lampung Sita 3,6 Kg Sabu Senilai Rp3,5 Miliar di Apartemen Bumi Waras, Tiga Pria Diciduk!
Ditengah Antrean Membludak, Mini Bus Malah Isi BBM Subsidi Pakai Jeriken di 2 SPBU Tanggamus
Ditemukan Tengkurap di Atas Rel, Pelajar Berseragam SMA Tewas Tertabrak Kereta di Natar
Bawa Keris dan Rencong di Depan Bank BRI Raden Intan, Pria di Bandar Lampung Diringkus Polisi
Bukan Kaleng-kaleng! Kerang Putih dan Bawal Bintang dari Lampung Dibidik Pasar China!
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Awas! Kualitas Udara Lampung Masuk Kategori Tidak Sehat, Imbas Asap Karhutla

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Lampung Utara, Kasatreskrim: Kondisi Sudah Membusuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Awas! Bapenda Lampung Mulai Razia Akbar,Pajak Kendaraan Mati Siap-Siap Kena Tilang Elektronik!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Ditengah Antrean Membludak, Mini Bus Malah Isi BBM Subsidi Pakai Jeriken di 2 SPBU Tanggamus

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Ditemukan Tengkurap di Atas Rel, Pelajar Berseragam SMA Tewas Tertabrak Kereta di Natar

Berita Terbaru