Gerebek Kasino di Batam, Bareskrim Polri Amankan 197 Orang dan Sita Rp7,7 Miliar

- Editor

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Batam – Tim gabungan Dittipidter dan Satresmob Bareskrim Polri melakukan penggerebekan di Nine Stage Lounge and Bar yang berlokasi di Ruko Nagoya Indah Blok B2, Batu Selicin, Batam.

Operasi penegakan hukum tersebut dilaksanakan pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB, setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan mendalam selama tiga bulan di wilayah Batam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam penggerebekan arena perjudian tersebut, polisi berhasil mengamankan 197 orang dan menyita barang bukti berupa uang tunai yang jumlahnya lebih dari Rp7,7 miliar.

Mereka yang diamankan memiliki berbagai peran, mulai dari pihak pengelola, staf, hingga para pemain.

​Berikut adalah rincian 197 orang yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian:

  • ​Satu orang pemilik berinisial A.
  • ​Dua manajer, lima kasir, dan satu pengawas.
  • ​25 orang penukar chip, 65 dealer atau bandar, serta dua staf pemasaran.
  • ​96 orang pemain.

​Dari 96 pemain yang ditangkap, terdapat 10 Warga Negara Asing (WNA). Kesepuluh WNA tersebut terdiri dari tujuh warga negara China, dua warga negara Singapura, dan satu warga negara Malaysia.

​Atas perbuatan tersebut, para pelaku perjudian dijerat dengan Pasal 426 ayat (1) huruf a, b, dan/atau c serta Pasal 427 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Pasal yang disangkakan ini mengatur ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

​Tindakan lebih tegas diberikan kepada Suwanda alias Akau, sosok yang disebut sebagai bos kasino di Batam.

Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifuddin, pada Sabtu (29/8/2026) menegaskan, tersangka Suwanda tidak hanya dijerat tindak pidana perjudian, melainkan juga dikenakan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

​Penerapan pasal TPPU terhadap bos kasino tersebut membawa ancaman pidana yang lebih berat, yakni maksimal 15 tahun penjara.

Irjen Nunung menyampaikan, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih detail karena proses penyidikan terhadap sejumlah orang yang terlibat masih terus berlangsung. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Mutasi Besar-besaran, Ada 28 Jenderal Bintang Tiga yang Aktif di Polri, Berikut Daftar Lengkapnya!
Gaya Elit, Ternyata Tukang Tipu! Kedok Investasi Mobil Rental Terbongkar, Korban Rugi Ratusan Juta
Diduga Cemarkan Nama Baik, Konten Kreator Rohadi Alcantara Diciduk Polisi di Tangerang, Kreator Kanda J Buka Suara!
Tersangka Korupsi Jalan di Lampung Utara MD di Rutan Polda, Keluarga Duga Ada Kelalaian Medis!
Viral Video Pejabat SPPG Aniaya Kepala SPPG, Diduga Dipicu Sertifikat Palsu
Imbas Pemisahan Pemilu, MK Diminta Perpanjang Masa Jabatan DPRD 2024-2029 hingga 2031
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Kebencanaan, Termasuk Adik Kepala BNPB
Ijazah Kembaran Eva Dwiana Dipermasalahkan, PUSKAP Desak Kapolda Lampung Gelar Perkara Terbuka
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:52 WIB

Usai Mutasi Besar-besaran, Ada 28 Jenderal Bintang Tiga yang Aktif di Polri, Berikut Daftar Lengkapnya!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Gaya Elit, Ternyata Tukang Tipu! Kedok Investasi Mobil Rental Terbongkar, Korban Rugi Ratusan Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:05 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik, Konten Kreator Rohadi Alcantara Diciduk Polisi di Tangerang, Kreator Kanda J Buka Suara!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Tersangka Korupsi Jalan di Lampung Utara MD di Rutan Polda, Keluarga Duga Ada Kelalaian Medis!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Viral Video Pejabat SPPG Aniaya Kepala SPPG, Diduga Dipicu Sertifikat Palsu

Berita Terbaru