Dugaan Mark-up Dana Kesehatan Rp330 Juta, Inspektorat Lampung Barat Segera Periksa Pemerintah Pekon Bandar Agung

- Editor

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Lampung Barat – Pemerintah Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, diduga melakukan penggelembungan anggaran (mark-up) Dana Desa (DD) di bidang kesehatan dengan nilai mencapai Rp330.909.400.

Dugaan penyimpangan dana tersebut tercatat terjadi secara bertahap sejak tahun 2024 hingga semester pertama 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan data yang dihimpun, rincian kucuran alokasi dana kesehatan yang diduga bermasalah tersebut meliputi anggaran sebesar Rp189.489.400 pada tahun 2024.

Selanjutnya, pada tahun 2025 dana kembali direalisasikan sebesar Rp114.441.000, dan disusul kucuran senilai Rp26.979.000 pada semester pertama tahun 2026.

​Tudingan mark-up ini mencuat lantaran alokasi anggaran bernilai ratusan juta rupiah tersebut diduga hanya digunakan untuk membiayai kegiatan yang bersifat seremonial, tanpa memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat pekon setempat.

Kuat dugaan, realisasi anggaran tersebut diselewengkan untuk kepentingan pribadi Peratin Bandar Agung beserta pihak-pihak terkait.

​Menanggapi indikasi kerugian Dana Desa ini, Inspektorat Daerah Kabupaten Lampung Barat didesak untuk segera melakukan audit investigasi terhadap serapan belanja Pemerintah Pekon Bandar Agung.

​Dikonfirmasi terkait hal ini, Inspektur Kabupaten Lampung Barat menyatakan pihaknya akan segera mengambil langkah tegas.

Ia memastikan akan segera menginstruksikan para Inspektur Pembantu (Irban) untuk turun ke lapangan guna melakukan pemeriksaan tahap awal dan mengumpulkan bukti-bukti.

​Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Peratin Bandar Agung belum dapat dimintai keterangan untuk mengklarifikasi dugaan tersebut.

Berbagai upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media masih belum membuahkan hasil. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ada Apa di Balik Penangkapan Influencer Rohadi? Polisi Bungkam, Kasat Reskrim Tunggu ‘Restu’ Kapolres?
Awas! BBMKG Beri Peringatan, Wilayah di Lampung Status Awas Kekeringan, Berikut Daftarnya!
Genjot Target Pajak Kendaraan, Samsat Rajabasa Gencarkan Razia! 
Plafon Ruang Guru SDN 2 Buyut Utara Runtuh Timpa Guru, Miris! Bangunan 2017 Sudah Ambruk
Maling Kabel Sinyal Aktif Milik KAI, Polisi Ringkus Pria Warga Panjang
Temukan 12 Gram Sabu, Residivis Sekaligus DPO Curat di Lampung Timur Diciduk Polisi
Diduga Curi Getah Karet, Warga Sidomulyo Mesuji Tewas Dihakimi Massa
Teriakan Penjaga Tak Digubris, Pemuda Tulang Bawang Tewas Dihantam KA Babaranjang di Kedaton
Berita ini 429 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:37 WIB

Ada Apa di Balik Penangkapan Influencer Rohadi? Polisi Bungkam, Kasat Reskrim Tunggu ‘Restu’ Kapolres?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Awas! BBMKG Beri Peringatan, Wilayah di Lampung Status Awas Kekeringan, Berikut Daftarnya!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:38 WIB

Genjot Target Pajak Kendaraan, Samsat Rajabasa Gencarkan Razia! 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:26 WIB

Plafon Ruang Guru SDN 2 Buyut Utara Runtuh Timpa Guru, Miris! Bangunan 2017 Sudah Ambruk

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Maling Kabel Sinyal Aktif Milik KAI, Polisi Ringkus Pria Warga Panjang

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Genjot Target Pajak Kendaraan, Samsat Rajabasa Gencarkan Razia! 

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:38 WIB