Caption : ist
Hariannarasi.com, Pesawaran – Perairan Pantai Sukajaya Laut, Karang Kambang, Desa Lempasing, akhir-akhir ini dikabarkan marak aktivitas mencurigakan dari sejumlah kapal tongkang yang bersandar di sekitar pantai tersebut. Luput dari pantauan pihak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya di daerah setempat.
Mirisnya lagi, menurut sumber informasi yang dirahasiakan media ini, jika aktifitas itu merupakan transaksi bongkar muat BBM ilegal di perairan itu dan telah berlangsung relatif lama.
“Salah satu kapal tongkang pengangkut BBM ini kami duga melakukan transaksi BBM ilegal dari salah satu gudang yang berada di pinggiran Pantai Lempasing, diduga milik mafia inisial E,” ujar Warga yang kenal dengan pemiliknya ini, Sabtu (31/8).
Ia mengungkapkan, modus operandi yang digunakan adalah dengan memuat bahan bakar minyak jenis solar ilegal asal Sekayu, yang sudah diolah menyerupai BBM jenis solar. Secara ship-to-ship dari daratan pantai yang muat dibeberapa kapal kecil.
“Kemudian di pindahkan ke kapal jenis Tongkat diduga memiliki ijin angkut dokumen lengkap dari Jakarta yang sedang bersandar di tengah pantai,” jelas warga yang resah akan aktivitas kapal tongkang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditambahkannya, bisnis BBM Ilegal jenis solar ini justru tak tersentuh hukum lantaran diduga dibekingi oleh segelintir oknum APH berseragam. “Jadinya kegiatan bisnis ilegal ini sampai saat ini masih bebas beroperasi,” pungkasnya. (ris/red)






