Tagih Utang Pemerintah 800 Miliar, Jusuf Hamka : Diem-diem doang, di PHP-in aja!

- Editor

Rabu, 7 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Haji Jusuf Hamka, Resmikan Jalan Tol Cisumdawu yang di buat PT. CKJT

Hariannarasi.com, Jakarta – Pengusaha Jusuf Hamka menagih utang pemerintah senilai Rp 800 miliar, namun terkesan pemerintah mengulur-ulur waktu bahkan terkesan tutup mata dan lari dari tanggung jawab.

Pasalnya, sudah lebih dari 8 tahun sejak 2015, setelah pemerintah meminta diskon ata pengurangan nilai hutang. Namun hingga kini 2023 tak kunjung diselesaikan, khususnya oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hutang ini berawal dari uang yang di deposito kan oleh PT. Cipta Marga Nushapala Persada, Tbk. ke Bank Yakin Makmur (Yama).

Namun, diketahui pada tahun 1998 banyak perbankan dan lembaga keuangan (Bank) terkena dampak krisis moneter, sehingga pemerintah memutuskan untuk memberikan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)

“Pemerintah beranggapan bahwa Cipta Marga atau pemegang sahamnya memiliki afiliasi dengan Yama, sehingga pemerintah tidak mau menjamin atau membayar,” jelas Hamka, dilansir dari laman VIVA Bisnis, Rabu (7/6).

Pada tahun 2012, pihaknya telah membawa permasalahan ini ke pengadilan, bahkan sampai tingkat Mahkamah Agung (MA). Dan hasilnya perusahaannya menang sehingga pemerintah wajib membayar berikut nilai hutang dan bunganya.

“Kami kan perusahaan publik, tidak terafiliasi. Kami menang di pengadilan sampai tingkat MA,” ujarnya.

Ia mengakui, sempat dipanggil pihak Kepala Biro Hukum Kemenkeu Indra Surya. Saat itu (2015/2016) pemerintah meminta pengurangan nilai hutang atau diskon.

“Yah pengakuannya pemerintah bayar jangka waktu dua minggu, tapi ada diskon, dari Rp400 miliar jadi Rp170 miliar,” ungkapnya.

Namun hingga kini, sudah 8 tahun lebih, Kemenkeu tidak juga membayarkan hutang tersebut. “Sampe 8 tahun diem-diem doang, di PHP-in aja, jika tanpa pengurangan nilainya 800 Miliar,” jelasnya.

Bahkan, diakuinya. Pihaknya sempat meminta langsung ke Menteri Keuangan Sri Mulyani, namun mendapatkan jawaban untuk ke Dirjen DJKN Kemenkeu.

“Surat diabaikan, datang ke DJKN bilangnya lagi verifikasi ini, onolah. Udah capeklah, harusnya ingat, jangan nguber obligor aja, tapi kewajibannya sendiri lupa,” kata Hamka.

Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya telah mengadukan ke Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan (LBP), ke Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Sudah ngadu ke semua, tinggal ngadu ama tuhan aja kali yang belum,” pungkasnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sudah Dua Tahun! Misteri Pembunuhan Riyas Nuraini Tak Kunjung Terungkap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Ini Kata Kejagung!
Korupsi Rekrutmen Honorer Kota Metro, Polda Lampung Periksa Sekda Lampteng Welly Adiwantra Sebagai Tersangka
Tersangka di Polri, Jadi Saksi di Kejagung! Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Berubah
Promosi Jabatan, Deni Alfianto Jadi Kasi Barang Bukti Kejari Palu
Korupsi SPPT PBB Rp1,1 Miliar, Eks Kabid Bapenda Pringsewu Resmi Ditahan di Rutan Kotaagung
Undang Akademisi, Habiburokhman Tegaskan Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Terbuka!
KPK Bidik Gus Miftah! Terungkap Aliran Dana Gratifikasi Rp100 Juta dari Proyek Kereta Solo-Semarang
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:30 WIB

Sudah Dua Tahun! Misteri Pembunuhan Riyas Nuraini Tak Kunjung Terungkap

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:13 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Ini Kata Kejagung!

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:02 WIB

Korupsi Rekrutmen Honorer Kota Metro, Polda Lampung Periksa Sekda Lampteng Welly Adiwantra Sebagai Tersangka

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:44 WIB

Tersangka di Polri, Jadi Saksi di Kejagung! Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Berubah

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:15 WIB

Promosi Jabatan, Deni Alfianto Jadi Kasi Barang Bukti Kejari Palu

Berita Terbaru

NASIONAL

Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris terhadap Wartawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 14:30 WIB

POLITIK

Tekan Beban APBN, DPR Evaluasi Skema Pensiun Seumur Hidup ASN

Minggu, 19 Jul 2026 - 07:51 WIB