PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Desak Klarifikasi dan Permintaan Maaf

- Editor

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. 

Hariannarasi.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung.

Pernyataan tersebut dinilai merendahkan profesi jurnalis yang sedang bertugas dan berpotensi mencederai semangat kemerdekaan pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa tugas wartawan untuk bertanya kepada narasumber adalah bagian dari upaya pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

Tugas ini secara resmi dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

​”Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).

​PWI Pusat menegaskan, pihaknya tidak mencampuri urusan substansi hukum maupun hak Hotman Paris dalam membela kliennya.

Namun, pembelaan tersebut semestinya tidak disampaikan melalui cara-cara yang merendahkan profesi lain atau mengintimidasi wartawan secara verbal.

​Menurut Munir, advokat dan wartawan adalah dua profesi yang memiliki peran strategis di ruang publik.

Advokat berfungsi membela hak klien, sementara wartawan menjalankan kontrol sosial melalui pemberitaan yang berimbang. Oleh karena itu, kedua belah pihak wajib saling menghormati.

​Atas insiden ini, PWI Pusat secara resmi meminta Hotman Paris Hutapea untuk memberikan klarifikasi terbuka dan menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers.

Langkah tersebut dinilai penting untuk merawat hubungan baik antara profesi advokat dan wartawan, sekaligus menjaga iklim demokrasi.

​”Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” tambah Munir.

​Dalam kesempatan yang sama, PWI Pusat juga memberikan imbauan ke dalam. Seluruh wartawan di Indonesia diingatkan untuk senantiasa bekerja secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik.

​PWI memastikan akan terus berada di garis terdepan untuk membela dan melindungi wartawan dari berbagai bentuk intimidasi, pelecehan, dan perlakuan yang merendahkan martabat profesi selama menjalankan tugas jurnalistik. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terbakar Lebih dari 24 Jam, KMP Batumandi Akhirnya Tenggelam di Perairan Merak
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 89 Kendaraan Hangus Dilahap Api, ASDP dan Jasa Raharja Buka Posko Pengaduan Ganti Rugi Korban
Ratusan Siswa SD dan TK di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Pemasok Disuspend!
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa UI Kumpul di Tugu Tani, Bawa Pesan ‘Elite Berpesta, Rakyat Menderita’
KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Asap Hitam Membubung, Penumpang Turun Pakai Tali
Kontak Tembak dengan OPM di Sungai Frambu Berbuah Hasil, TNI Temukan Caracal dan K3 Daewoo di Gua Ayata
Jakarta Diselimuti Toxic Haze! BMKG: Asap Karhutla Sumatera-Kalimantan Sudah Masuk Ibu Kota
Gaji 120 Persen di Atas UMR, BUMN Agrinas Palma Buka 10.000 Loker!
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Terbakar Lebih dari 24 Jam, KMP Batumandi Akhirnya Tenggelam di Perairan Merak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:50 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 89 Kendaraan Hangus Dilahap Api, ASDP dan Jasa Raharja Buka Posko Pengaduan Ganti Rugi Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Ratusan Siswa SD dan TK di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Pemasok Disuspend!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa UI Kumpul di Tugu Tani, Bawa Pesan ‘Elite Berpesta, Rakyat Menderita’

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Asap Hitam Membubung, Penumpang Turun Pakai Tali

Berita Terbaru