Presiden Prabowo Gagas Mega Proyek Kota Satelit, Lampung Masuk Daftar dari 12 Kota di Indonesia

- Editor

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah dalam daftar awal pembangunan 12 kota satelit baru.

Program gagasan Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk menekan tingginya angka backlog (kekurangan) perumahan sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menjelaskan, setiap kota satelit akan dibangun menggunakan lahan dengan luas minimal 200 hektare.

Ia menyebut kebutuhan lahan tersebut akan memanfaatkan aset yang sudah ada.​”Sebagian besar lahan berasal dari tanah negara, termasuk bekas Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak diperpanjang sehingga dapat dimanfaatkan kembali sesuai aturan,” jelas Nusron.

​Pembangunan kota satelit ini dirancang sebagai kawasan perkotaan baru yang mandiri di sekitar kota utama.

Kawasan tersebut tidak hanya menyediakan area perumahan, tetapi akan terintegrasi langsung dengan pusat bisnis, perkantoran, sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, ruang terbuka hijau, hingga akses transportasi yang memadai.

Konsep ini dihadirkan untuk mengurai kepadatan penduduk di kota-kota besar.​Pemerintah menempatkan proyek ini sebagai salah satu strategi utama penyediaan hunian selain program pembangunan rumah susun.

Kehadiran kota satelit baru diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong pemerataan pembangunan di daerah.

​Selain Lampung, daftar awal wilayah pembangunan kota satelit turut mencakup Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

Sementara itu, tiga provinsi lain yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, serta Nusa Tenggara Barat masih dalam tahap verifikasi kelayakan.

​Hingga saat ini, pemerintah pusat belum merilis informasi mengenai lokasi spesifik pembangunan kota satelit di Provinsi Lampung, termasuk rincian jadwal pelaksanaan, nilai investasi proyek, maupun target waktu penyelesaiannya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi
Tunggakan Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf
TNI Jadi Sopir Truk Pertamina di Sumut, Ini Kata Pemerintah Pusat!
Geger! Anggaran Kipas Angin Kopdes Capai Rp1,8 Triliun
Kabar Gembira! Pemerintah Bagi-Bagi 1 Juta Sertifikat Tanah Gratis, Cek Syaratnya di Sini
Sah! Dilantik Menteri Agus, Komjen Rudi Setiawan Kini Pegang Kendali Pengawasan Kemenimipas
Wapres Gibran Kunker ke Lampung, Tinjau Proyek Jembatan Way Bungur yang Sempat Viral
Siapkan Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Berwawasan Lingkungan, Pemprov Lampung Buka PKN Tingkat II 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:06 WIB

Presiden Prabowo Gagas Mega Proyek Kota Satelit, Lampung Masuk Daftar dari 12 Kota di Indonesia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:56 WIB

Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:16 WIB

Tunggakan Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:35 WIB

TNI Jadi Sopir Truk Pertamina di Sumut, Ini Kata Pemerintah Pusat!

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:16 WIB

Geger! Anggaran Kipas Angin Kopdes Capai Rp1,8 Triliun

Berita Terbaru