Usai Kawal Kasus Kematian Siswa SD di NTT, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diteror!

- Editor

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Yogyakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, melaporkan adanya serangkaian teror dan intimidasi yang menimpa dirinya. 

Ancaman ini muncul setelah ia menyuarakan tuntutan terkait kasus kematian seorang siswa sekolah dasar (SD) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiyo mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman penculikan melalui pesan singkat dari nomor yang tidak dikenal.

Selain ancaman digital, ia juga mengalami penguntitan dan pemotretan oleh orang tak dikenal (OTK) selama tiga hari berturut-turut, yakni pada 9 hingga 11 Februari 2026.

​”Yang menguntit dan memotret dari jauh ada dua orang laki-laki dewasa. Tubuhnya tegap dan masih relatif muda,” ujar Tiyo dalam keterangannya di Sleman, Jumat (13/2/2026).

​Meski mendapat tekanan fisik maupun psikis, Tiyo menegaskan bahwa dirinya dan BEM UGM tidak akan gentar. Ia memastikan pihaknya akan tetap konsisten menyuarakan isu kemanusiaan tersebut.

​”Saya dan BEM UGM tidak takut bersuara dan tak akan mundur meski mendapat teror,” tegasnya.

Sebelumnya, BEM UGM diketahui telah mengirimkan surat resmi kepada UNICEF sebagai respons atas kematian anak berusia 10 tahun di NTT tersebut.

Dalam suratnya, BEM UGM mendesak UNICEF untuk memperkuat perlindungan anak, menjamin alokasi anggaran pendidikan yang tepat, serta mencegah jatuhnya korban jiwa akibat kegagalan kebijakan pemerintah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polemik Hukuman Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah! PDIP-PAN Desak Pidana Mati, Gerindra Fokus Sita Aset
Polda Lampung Musnahkan 166 Senpi Rakitan dan Ratusan Kilogram Narkoba Senilai Rp264,9 Miliar!
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung atas Kasus Korupsi Asabri dan TPPU
Incar Nasabah Bank, 7 Anggota Komplotan Perampok Asal Lampung Diringkus Polres Sumedang
Gawat! 8.000 Aset Tanah Pemda di Lampung ‘Bodong’, KPK Beri ‘Warning’ Keras!
KPK Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah se-Lampung, Perkuat Pencegahan Korupsi
Suami Ditahan karena Tuduhan Timbun BBM, Istri Penjual Eceran Asal Way Kanan Mengadu ke Komisi III DPR
Fokus Berobat, Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:40 WIB

Polemik Hukuman Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah! PDIP-PAN Desak Pidana Mati, Gerindra Fokus Sita Aset

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:55 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung atas Kasus Korupsi Asabri dan TPPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:23 WIB

Incar Nasabah Bank, 7 Anggota Komplotan Perampok Asal Lampung Diringkus Polres Sumedang

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:19 WIB

Gawat! 8.000 Aset Tanah Pemda di Lampung ‘Bodong’, KPK Beri ‘Warning’ Keras!

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:09 WIB

KPK Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah se-Lampung, Perkuat Pencegahan Korupsi

Berita Terbaru