Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tangerang – Kematian Joni Iskandar, seorang tersangka yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), berbuntut panjang.
Keluarga Besar Masyarakat Jabung berencana menggelar aksi unjuk rasa ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk menuntut keadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rencana unjuk rasa tersebut digagas oleh warga asal Jabung yang saat ini bermukim di wilayah perantauan, khususnya di daerah Balaraja dan Cikupa, Banten. Aksi ini merupakan bentuk protes dan solidaritas atas tewasnya Joni yang diduga tidak wajar.
Berdasarkan informasi, kematian Joni memicu reaksi keras karena adanya dugaan pelanggaran prosedur oleh pihak kepolisian.
Joni dilaporkan tewas setelah diduga mengalami penganiayaan berat yang dilakukan oleh sejumlah oknum anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung.
Melalui rencana unjuk rasa di Mabes Polri ini, masyarakat perantauan Jabung mendesak institusi tertinggi kepolisian tersebut untuk segera turun tangan.
Mereka menuntut adanya pengusutan secara tuntas dan transparan terkait dugaan kekerasan tersebut, serta meminta agar oknum polisi yang terbukti melakukan penganiayaan berat ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. (*)






