Caption : ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Ditengah meningkatnya ritme aktivitas masyarakat menjelang pergantian tahun, Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, mengambil langkah taktis untuk memastikan wilayahnya tetap kondusif, pada Rabu (24/12).
Bersama jajaran Forkopimda, orang nomor satu di Bumi Begawi Jejama ini turun langsung memantau kesiapan Pos Pengamanan (Pospam) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini bukan sekadar seremoni rutin. Kehadiran Saleh Asnawi di titik-titik krusial seperti Pospam Gisting dan Pospam Kotaagung menegaskan pesan penting, Negara hadir di tengah masyarakat untuk menjamin rasa aman.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati tak tampil sendiri. Ia didampingi barisan lengkap dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan dan Kesehatan. Pemandangan ini mencerminkan soliditas lintas sektoral yang menjadi kunci utama pengamanan wilayah.
”Kami ingin memastikan seluruh personel siap siaga, sarana memadai, dan pelayanan publik berjalan optimal. Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” tegas Saleh Asnawi di sela-sela pengecekannya.
Eksistensi pos-pos ini memang menjadi vital, mengingat Gisting dan Kotaagung merupakan urat nadi lalu lintas sekaligus pusat keramaian yang memiliki tingkat kerawanan tinggi selama libur panjang.
Tak hanya memeriksa barisan personel, Saleh Asnawi juga mendalami detail teknis di lapangan. Mulai dari keandalan alat komunikasi, kesiapan kendaraan operasional, hingga kesiagaan tenaga medis untuk skenario darurat tak luput dari pengamatannya.
Ada momen humanis ketika Bupati menyempatkan diri berdialog dengan para petugas. Di balik seragam mereka, ia sadar ada kelelahan fisik karena intensitas tugas yang tinggi.
“Saya mengapresiasi kerja keras rekan-rekan. Jaga kesehatan, karena sinergi dan kekompakan kalian adalah kunci situasi kondusif di Tanggamus,” ucapnya memberi semangat.
Pesan Toleransi dan Ketertiban
Menutup peninjauannya, Bupati menitipkan pesan mendalam bagi seluruh warga Tanggamus. Ia menekankan bahwa kondusifitas daerah bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan buah dari kesadaran kolektif masyarakat.
Ia mengimbau warga untuk tetap patuh pada aturan lalu lintas dan, yang paling utama, menjaga semangat toleransi antarumat beragama di tengah perayaan Natal.
“Mari kita rayakan momen ini dengan kedamaian dan rasa saling menghormati. Inilah wajah Tanggamus yang sebenarnya,” pungkasnya. (*)






