Polisi Turun Tangan! Selidiki Dugaan Keracunan Massal 55 Warga Tanggamus Akibat Bubur Sumsum

- Editor

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tanggamus – Kepolisian Sektor (Polsek) Wonosobo bersama Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus tengah menyelidiki kasus dugaan keracunan massal yang menimpa 55 warga usai mengonsumsi bubur sumsum keliling.

Insiden ini berpusat di wilayah Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., menyampaikan, jika warga mulai merasakan keluhan seperti mual, muntah, diare, sakit perut, dan lemas beberapa jam setelah mengonsumsi bubur sumsum.

Bubur ini dijual oleh pedagang berinisial J (42) pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Pihak kepolisian baru menerima laporan dan mendeteksi kejadian tersebut pada Rabu (22/7/2026).

​”Berdasarkan keterangan penjual, bubur sumsum yang dibawanya pada hari itu habis terjual sekitar 100 cup,” jelas Iptu Primadona, Rabu (22/7/2026).

Kondisi dan Penanganan Korban

​Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Wonosobo langsung turun ke lapangan bersama Camat, Danramil, serta Tim Penyelidikan Epidemiologi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus.

Berdasarkan pendataan hingga Rabu (22/7/2026) pukul 15.00 WIB, tercatat 55 warga terdampak yang terdiri dari 54 warga Pekon Dadimulyo dan 1 warga Pekon Sudimoro.

​Mayoritas korban, yakni 49 orang, telah dinyatakan sehat setelah mendapatkan penanganan dari dokter Puskesmas Wonosobo dan bidan desa.

Sementara itu, 6 orang lainnya masih harus menjalani rawat inap dengan rincian sebagai berikut:

Penyelidikan Labkesda

​Terkait investigasi penyebab keracunan, polisi beserta petugas Puskesmas Siring Betik belum bisa memeriksa sampel bubur yang sudah jadi karena ludes terjual.

Sebagai gantinya, petugas telah mengamankan seluruh sisa bahan baku pembuatan bubur dari tangan pedagang untuk dibawa ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

​Bahan baku yang disita untuk keperluan uji laboratorium meliputi:

  1. ​Tepung terigu dan tepung beras
  2. ​Tepung maizena
  3. ​Susu dan santan
  4. ​Sekoteng
  5. ​Pasta pandan dan gula merah
  6. ​Air rebusan

​”Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Kami bersama Satreskrim Polres Tanggamus juga tengah mendalami apakah ada unsur pidana dalam peristiwa ini,” tegas Iptu Primadona.

​Sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kepolisian mengerahkan Unit Samapta untuk melakukan patroli dialogis di Pekon Dadimulyo.

Bhabinkamtibmas juga diinstruksikan untuk rutin menyambangi keluarga korban. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum dipastikan kebenarannya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Ciduk Sindikat Keluarga Begal di Lampung Utara, Jadikan Saudara Sendiri Umpan Aplikasi Kencan MiChat
Kepergok Saat Muat Hasil Curian, 6 Petani Penggasak 5,6 Ton Sawit di Way Kanan Diringkus
Diduga Keracunan MBG, 8 Siswa SMPN 1 Talang Padang Dilarikan ke Puskesmas
Viral Mobil Bertahun-tahun Terparkir di Bandara Radin Inten II, Pengelola Gandeng Polisi Cari Pemilik
Lestarikan Budaya Lokal, Pemkab Tanggamus Gelar Lomba Tari Kreasi Tradisional 2026
Pangdam XXI/Radin Inten Evaluasi Progres Pembangunan Kopdes di Tanggamus yang Viral
Berhari-hari Tak Keluar Kamar, Dokter Muda UI Ditemukan Tak Bernyawa di Guest House Metro
Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Turun Tangan! Selidiki Dugaan Keracunan Massal 55 Warga Tanggamus Akibat Bubur Sumsum

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:23 WIB

Polisi Ciduk Sindikat Keluarga Begal di Lampung Utara, Jadikan Saudara Sendiri Umpan Aplikasi Kencan MiChat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:19 WIB

Kepergok Saat Muat Hasil Curian, 6 Petani Penggasak 5,6 Ton Sawit di Way Kanan Diringkus

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:56 WIB

Diduga Keracunan MBG, 8 Siswa SMPN 1 Talang Padang Dilarikan ke Puskesmas

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:22 WIB

Lestarikan Budaya Lokal, Pemkab Tanggamus Gelar Lomba Tari Kreasi Tradisional 2026

Berita Terbaru