Nasib 90 Dapur MBG 3T di Lampung: Selesai Dibangun, Kini ‘Nganggur’ Tersandera Izin dan Status Lahan?

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Sebanyak 90 dari target 93 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Provinsi Lampung telah selesai dibangun.

Namun, sebagian besar fasilitas tersebut belum dapat beroperasi akibat kendala administrasi, ketiadaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), hingga masalah status lahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Ketua Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung, Saipul, menyatakan, jika pemerintah pusat saat ini menempatkan penyelesaian dapur SPPG di wilayah 3T sebagai prioritas utama pada tahap pertama.

Pengoperasiannya didahulukan dibandingkan fasilitas serupa di wilayah aglomerasi. ​“Untuk pembangunan dapur daerah 3T, laporan terakhir dari tim pusat menyebutkan bahwa ini sedang dibahas secara mendalam dan diutamakan penyelesaiannya,” kata Saipul, Rabu (19/08/2026).

​Meski pembangunan fisik mayoritas dapur telah rampung, Satgas MBG Lampung mencatat adanya defisit tiga bangunan dari total kuota yang diberikan pusat.

Pihak Satgas hingga kini masih menelusuri penyebab mandeknya pembangunan ketiga fasilitas tersebut.

​”Awalnya Lampung mendapat alokasi 93 dapur, tetapi yang sudah terbangun baru 90. Tiga dapur lagi kami belum tahu apa kendalanya,” ujar Saipul.

​Terkait tertundanya operasional 90 dapur yang telah berdiri, Saipul menyoroti proses pengerjaan oleh pihak ketiga.

Ia menyebutkan, selesainya pembangunan fisik tidak serta-merta mengizinkan fasilitas tersebut untuk langsung memproduksi makanan. Terdapat standar ketat terkait lingkungan dan kesehatan yang harus dipenuhi, termasuk kepemilikan SLHS.

​Masalah ini diperparah oleh kelalaian sejumlah mitra pelaksana yang dinilai terburu-buru melakukan pembangunan tanpa melakukan verifikasi lahan secara komprehensif.

​“Ada dapur yang biasanya terdapat kesalahan sejak awal atau belum memiliki SLHS. Karena ini mitra yang membangun, mereka tidak melapor lagi dan tidak mengecek kondisi lahannya,” tegasnya.

​Pihak Satgas MBG Provinsi Lampung kini terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan mitra terkait untuk segera mengurai persoalan administrasi serta legalitas lahan, agar program Makan Bergizi Gratis di kawasan pelosok Lampung dapat segera direalisasikan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dua Lokasi di Lampung Membara Bersamaan, Way Kambas dan TPA Bandar Jaya, Pemprov Kerahkan 350 Personel!
Pemprov Lampung Buka Lowongan Anggota KI Periode 2027-2031, Ini Syarat Lengkapnya!
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi Resmi Dilantik Jadi Kepala BNPB
Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Roda Enam Keatas, Gubernur Lampung Terbitkan Ingub!
Awasi Distribusi BBM Bersubsidi di 37 SPBU di Bandar Lampung, Kasatpol PP Siapkan 798 Personel!
Wacana Gaji PNS dan Pensiun Disalurkan Lewat Koperasi, Pemprov Lampung: Kami Tunggu Regulasi
Lukman Pura Resmi Jabat Direktur RSUDAM, Gadriyanto Abung Pimpin Satpol PP Lampung
Adopsi Sistem Piket ala Jepang, BGN Luncurkan Skema Prasmanan di 60 Dapur MBG
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Dua Lokasi di Lampung Membara Bersamaan, Way Kambas dan TPA Bandar Jaya, Pemprov Kerahkan 350 Personel!

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Pemprov Lampung Buka Lowongan Anggota KI Periode 2027-2031, Ini Syarat Lengkapnya!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi Resmi Dilantik Jadi Kepala BNPB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Roda Enam Keatas, Gubernur Lampung Terbitkan Ingub!

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Awasi Distribusi BBM Bersubsidi di 37 SPBU di Bandar Lampung, Kasatpol PP Siapkan 798 Personel!

Berita Terbaru