Viral Gedung Koperasi di Tengah Kebun Sawit di Pringsewu, Kakon Fajar Mulya Buka Suara

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Pringsewu – Pemerintah Pekon (Pemdes) Fajar Mulya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, membantah narasi viral di media sosial yang menyebutkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terisolasi di tengah kebun sawit dan jauh dari permukiman warga.

​Kepala Pekon Fajar Mulya, Eko Adyan Hendra, menegaskan bahwa bangunan koperasi tersebut berada di lokasi strategis dan berjarak hanya sekitar 100 meter dari permukiman terdekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan tersebut juga berada tepat di tepi jalan yang menjadi akses utama penghubung antar-pekon, yakni Madaraya, Fajar Mulya, Giritunggal, Sumur Bandung, dan Margosari.

​”Posisi KDMP tidak berjauhan dengan permukiman. Video viral tersebut hanya mengambil sudut pandang tertentu sehingga menimbulkan kesan terisolasi,” ujar Eko dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

​Ketua KDMP Fajar Mulya, Iskandar Tohir, menambahkan bahwa lokasi gedung justru dikelilingi sejumlah fasilitas publik. Berdekatan dengan koperasi, terdapat SMK Negeri 1 Pagelaran Utara, Kantor Kecamatan, Balai Pekon, Puskesmas, dan Posramil.

​Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa penentuan lokasi dan pembangunan KDMP bukan keputusan sepihak kepala desa, melainkan telah disepakati melalui Musyawarah Desa (Musdes).

Tanah seluas 1.400 meter persegi yang digunakan pun bukan dibeli dari anggaran pekon, melainkan tanah hibah.

​Pemberi hibah, Sudarno, mengaku merelakan tanahnya setelah pemerintah desa kesulitan mencari lokasi pembangunan selama enam bulan terakhir. Ia berharap keberadaan koperasi dapat memajukan perekonomian warga desa.

​”Kami sangat berharap kegiatan-kegiatan pertanian bisa dipasarkan lewat KDMP sehingga perekonomian Pajar Mulya makin maju,” kata Sudarno.

​Sebagai bentuk transparansi menanggapi polemik di media sosial, Pemdes Fajar Mulya menyatakan siap menunjukkan dokumen hasil Musdes terkait penentuan lokasi pembangunan.

Pemdes optimistis, berdirinya KDMP di jalur penghubung tersebut justru akan memicu pertumbuhan permukiman dan pusat ekonomi baru dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hendak Edarkan 19 Butir Ekstasi di Acara Orgen Tunggal, Pria Asal Menggala Diringkus Polres Tubaba
Sempat Jadi Misteri, Polisi Akhirnya Amankan Sopir Truk Pelindas Pria di Soekarno Hatta
Beraksi di 15 TKP, Polres Pringsewu Ringkus Pelaku Curanmor Asal Tanggamus di Tambak Udang Pesisir Barat
Ratusan Karyawan Sungai Budi Group Geruduk Mapolda Lampung, Tuntut Usut Pembakaran Aset PT BSA Senilai Rp30 Miliar
Baru Hitungan Menit Hirup Udara Bebas, Pria Ini Langsung Diborgol Lagi di Depan Gerbang Lapas Kotaagung!
Gara-Gara Curi Motor Guru SD, Remaja 16 Tahun di Lamteng Diringkus Polisi, 1 DPO!
Polresta Bandar Lampung Bongkar Jaringan Pengedar Sabu, Lima Tersangka Diciduk
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Samping SPBU Soekarno Hatta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Hendak Edarkan 19 Butir Ekstasi di Acara Orgen Tunggal, Pria Asal Menggala Diringkus Polres Tubaba

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Viral Gedung Koperasi di Tengah Kebun Sawit di Pringsewu, Kakon Fajar Mulya Buka Suara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Sempat Jadi Misteri, Polisi Akhirnya Amankan Sopir Truk Pelindas Pria di Soekarno Hatta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Beraksi di 15 TKP, Polres Pringsewu Ringkus Pelaku Curanmor Asal Tanggamus di Tambak Udang Pesisir Barat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Ratusan Karyawan Sungai Budi Group Geruduk Mapolda Lampung, Tuntut Usut Pembakaran Aset PT BSA Senilai Rp30 Miliar

Berita Terbaru