Gilak! Utang RI Tembus Rp 10.293 Triliun, Menkeu Malah Bandingkan dengan Singapura

- Editor

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – Utang pemerintah Indonesia tercatat mencapai Rp 10.293,69 triliun hingga akhir Juni 2026. Angka ini setara dengan rasio 41,26 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski mencatatkan kenaikan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis jumlah utang tersebut akan menyusut pada akhir tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Purbaya menegaskan, posisi rasio utang saat ini masih aman dan cukup jauh dari batas maksimal 60 persen yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara.

​”Belum berakhir tahunnya. Nanti kita lihat akhir tahun pertumbuhannya seperti apa. Harusnya bisa turun lagi sedikit. Dan kalau kita lihat, masih jauh di bawah 60 persen,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

​Untuk menekan nilai utang pemerintah, Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan telah menyiapkan sejumlah strategi.

Langkah utama yang diambil adalah menjaga batas defisit anggaran agar tidak membengkak, serta meningkatkan efektivitas pemungutan pajak.

Ia menjamin, optimalisasi penerimaan negara ini dilakukan melalui perbaikan sistem dan tata kelola perpajakan, bukan dengan menaikkan tarif pajak.

​”Strateginya, kita akan batasi defisit supaya tidak tinggi-tinggi amat. Terus kita akan efektifkan tax collection (pengumpulan pajak) kita. Bukan menaikkan pajak, tapi kita bersihkan cara kita beroperasi,” tegasnya.

​Terkait ketahanan fiskal, Purbaya membandingkan rasio utang Indonesia yang dinilai relatif kecil jika dihadapkan dengan ukuran ekonomi negaranya.

Ia mencontohkan Singapura yang rasio utangnya saat ini telah menyentuh angka 180 persen terhadap PDB.

​Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan per 30 Juni 2026.

Total utang pemerintah tersebut didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 8.966,79 triliun. Sementara itu, porsi utang yang berasal dari pinjaman tercatat sebesar Rp 1.326,90 triliun. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Tambah Suntikan Dana SAL Rp 70 Triliun ke Himbara, BTN dan BSI Dapat Jatah
Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027
Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data
Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!
Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!
Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF
BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Gilak! Utang RI Tembus Rp 10.293 Triliun, Menkeu Malah Bandingkan dengan Singapura

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Menkeu Purbaya Tambah Suntikan Dana SAL Rp 70 Triliun ke Himbara, BTN dan BSI Dapat Jatah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:31 WIB

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:23 WIB

Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data

Berita Terbaru