Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!

- Editor

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mencatat total penyaluran kredit perbankan di wilayahnya mencapai Rp114,57 triliun hingga Mei 2026.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,35 persen secara tahunan (year on year/yoy) yang didorong oleh penguatan kredit produktif, pembiayaan UMKM, dan investasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyatakan bahwa kondisi sektor jasa keuangan di Lampung pada Semester I 2026 dalam keadaan sehat dan fungsi intermediasi berjalan optimal di tengah dinamika ekonomi global.

​“Fokus kami bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi memastikan sektor jasa keuangan benar-benar hadir mendukung masyarakat, UMKM, dan pembangunan daerah,” kata Otto di Bandar Lampung.

​Secara rinci, penyaluran kredit tersebut ditopang oleh tiga sektor utama. Kredit modal kerja mendominasi dengan penyaluran sebesar Rp54,64 triliun (tumbuh 2,17 persen).

“Diikuti kredit konsumsi sebesar Rp40,99 triliun (tumbuh 8,15 persen), serta kredit investasi senilai Rp18,93 triliun (tumbuh 9 persen),” kata dia.

​Dari sisi risiko, OJK memastikan kualitas kredit perbankan di Lampung tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat pada level aman, yakni 2,73 persen atau senilai Rp3,13 triliun, sementara NPL net berada di level 1,31 persen.

Pertumbuhan Kredit 

​Sejalan dengan pertumbuhan kredit, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan sebesar 8,77 persen secara tahunan menjadi Rp75,20 triliun.

DPK tersebut bersumber dari tabungan sebesar Rp43,35 triliun, deposito Rp19,77 triliun, dan giro senilai Rp12,08 triliun.

​OJK menegaskan, jika sektor produktif, khususnya UMKM, terus menjadi fokus utama perbankan di Lampung.

“Hingga Mei 2026, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tercatat sebesar Rp4,35 triliun atau naik 6,15 persen yoy, dan telah disalurkan kepada 73.787 debitur,” jelasnya.

​Penyaluran KUR tertinggi dicatatkan oleh Kabupaten Lampung Tengah dengan nilai Rp220,10 miliar, disusul Kabupaten Lampung Timur sebesar Rp140,11 miliar, dan Kabupaten Lampung Selatan.

Ke depan, OJK berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan UMKM melalui pendekatan ekosistem yang mencakup pendampingan dan pembukaan akses pasar. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI
Ekonomi Lampung Triwulan II 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen, Tertinggi Kedua se Sumatera
KUR BRI 2026: Ini Syarat, Bunga, dan Rincian Cicilan Bulanannya!
Kadin Lampung Duga Ada Salah Kelola BBM, Antrean Truk 24 Jam Ancam Sektor Ekspor-Impor
Didukung Modal BRI, Pengusaha Marning di Bengkulu Selatan Sukses Beli Kebun Sawit
Tembus 828 Ribu Investor, Milenial dan Gen Z Dominasi Pasar Modal Lampung
Mendunia! Sistem QRIS Indonesia Raih Penghargaan ’50-in-5 Awards’ dari New York
Pengguna QRIS di Lampung Tembus 1,6 Juta, Total Transaksi Capai Rp2,3 Triliun
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ekonomi Lampung Triwulan II 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen, Tertinggi Kedua se Sumatera

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KUR BRI 2026: Ini Syarat, Bunga, dan Rincian Cicilan Bulanannya!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:08 WIB

Kadin Lampung Duga Ada Salah Kelola BBM, Antrean Truk 24 Jam Ancam Sektor Ekspor-Impor

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Didukung Modal BRI, Pengusaha Marning di Bengkulu Selatan Sukses Beli Kebun Sawit

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB