Caption : Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang viral dibangun ditengah hutan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi menargetkan sebanyak 40 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat beroperasi secara nasional hingga akhir tahun 2026.
Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya konkret pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi di tingkat desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menegaskan bahwa untuk mencapai target tersebut, pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik infrastruktur koperasi.
Saat ini, fokus utama juga diarahkan pada penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengelola Kopdes Merah Putih (KDMP) tersebut.
”Itu (penyiapan SDM) agar (koperasi) mampu beroperasi secara profesional,” ujar Farida di Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Farida menjelaskan, pemerintah menjadikan pelatihan manajerial terstruktur bagi para calon manajer KDMP sebagai salah satu prioritas.
Pembekalan yang diberikan mencakup pemahaman menyeluruh mengenai tata kelola koperasi, manajemen usaha, hingga aspek pelayanan optimal kepada anggota maupun masyarakat sekitar.
”Kesuksesan program KDMP tidak semata-mata ditentukan oleh ketersediaan bangunan atau sarana pendukung fisik, melainkan sangat bergantung pada kualitas para pengelolanya,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, Farida berharap para pengelola memiliki kapasitas dan kompetensi yang mumpuni untuk membangun, mengembangkan, serta mengelola jalannya roda usaha koperasi secara profesional sejak hari pertama beroperasi. (*)






