Cegah Korupsi, Pengamat Ini Usulkan Operasional Program MBG Diserahkan ke 5 Konglomerat Raksasa!

- Editor

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Sebuah usulan ekstrem terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat ke publik.

Guna menghindari potensi kebocoran anggaran, seorang pengamat ekonomi Gema Goeyardi mengusulkan agar total operasional program tersebut tidak dikelola oleh badan pemerintah, melainkan diserahkan langsung kepada lima grup konglomerasi terbesar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kelima gurita bisnis yang diusulkan untuk menangani proyek tersebut adalah Lippo, Wings, Sinar Mas, Djarum, dan Salim Group.

​Dalam usulan tersebut, pemerintah tidak perlu membayar biaya operasional secara langsung kepada pihak swasta.

“Sebagai gantinya, pemerintah cukup memberikan insentif berupa Tax Holiday atau pembebasan pajak kepada kelima perusahaan raksasa tersebut atas kontribusi mereka menjalankan program MBG,” jelas Gema dalam usulan tersebut.

Terdapat tiga alasan utama yang mendasari usulan ini.

1. ​Tingkat Profesionalitas

Sektor swasta dinilai memiliki kinerja yang jauh lebih profesional apabila dibandingkan dengan badan pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN), dalam mengelola proyek berskala masif.

2. Kesiapan Infrastruktur

Konglomerasi besar dinilai telah memiliki infrastruktur logistik yang sangat matang dan teruji. Ekosistem mereka mencakup rantai pasok (supply chain), fasilitas pergudangan, hingga armada distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia.

3. Menutup Celah Korupsi

Penyerahan tanggung jawab kepada swasta diyakini dapat menekan risiko korupsi secara signifikan. Hal ini dikarenakan reputasi dan nama besar perusahaan konglomerasi tersebut akan menjadi taruhan utamanya jika terjadi penyelewengan.

​Ide ini dilontarkan di tengah sentimen publik yang dinilai sudah lelah dengan berbagai kasus korupsi yang kerap menimpa program bantuan sosial (bansos) pemerintah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bukan Cuma di Taman Nasional, Hutan Lampung Jadi Benteng Terakhir Bagi 41 Spesies Langka Dunia
Pukulan Telak OPM! Ratusan Senjata Disita, 59 Anggota Pilih Kembali ke NKRI
Bakamla Pastikan Selat Sunda Aman, Video Viral Erupsi Anak Krakatau Dipastikan Hoaks AI
Ukir Prestasi Gemilang, Kapolda Lampung Terima Tanda Kehormatan Tertinggi dari Presiden RI
Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda lampung, dari Dirresnarkoba hingga Kapolresta Bandar Lampung
Polri Mutasi 1.121 Pati dan Pamen, Serta Bentuk Polresta IKN
Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!
Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:54 WIB

Cegah Korupsi, Pengamat Ini Usulkan Operasional Program MBG Diserahkan ke 5 Konglomerat Raksasa!

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44 WIB

Bukan Cuma di Taman Nasional, Hutan Lampung Jadi Benteng Terakhir Bagi 41 Spesies Langka Dunia

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:58 WIB

Pukulan Telak OPM! Ratusan Senjata Disita, 59 Anggota Pilih Kembali ke NKRI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:08 WIB

Bakamla Pastikan Selat Sunda Aman, Video Viral Erupsi Anak Krakatau Dipastikan Hoaks AI

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:26 WIB

Ukir Prestasi Gemilang, Kapolda Lampung Terima Tanda Kehormatan Tertinggi dari Presiden RI

Berita Terbaru