DPR Usulkan Hapus Latsarmil Manajer Kopdes, Sebut Anggaran Capai Rp 30 Juta Per Orang Per Bulan! 

- Editor

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Caption : Istimewa

​Hariannarasi.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin, mendesak pemerintah untuk menghapus komponen latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Penghapusan ini dinilai perludilakukan karena komponen militer menyedot anggaran hingga Rp 30 juta per orang dan tidak relevan dengan tugas manajerial koperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam keterangan tertulisnya pada Senin (29/6/2026), Hasanuddin membeberkan bahwa total biaya pelatihan setiap peserta selama 45 hari mencapai Rp 45 juta.

Dari jumlah tersebut, porsi terbesar justru terserap untuk latsarmil selama 30 hari sebesar Rp 30 juta, sedangkan pembelajaran substansi koperasi selama 15 hari hanya memakan anggaran Rp 15 juta.

​”Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp 30 juta atau sekitar dua pertiga dari total biaya pelatihan setiap peserta,” ujar Hasanuddin.

​Hasanuddin menjelaskan, jika skema latsarmil ini dihentikan untuk seluruh target peserta nasional yang berjumlah 35.476 orang, negara berpotensi menghemat anggaran hingga triliunan rupiah.

​Selain masalah pemborosan, Hasanuddin menyoroti kurikulum pelatihan yang dinilai salah sasaran.

Menurutnya, tugas utama pengelola Kopdes adalah mengembangkan bisnis dan mengelola organisasi, sehingga pelatihan fisik ala militer tidak berkaitan dengan kompetensi yang dibutuhkan.

​”Kita membutuhkan manajer koperasi yang memiliki kemampuan mengelola bisnis, memahami tata kelola keuangan, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pelatihan harus benar-benar relevan dengan pekerjaan mereka,” tegasnya.

​Sebagai solusi, Hasanuddin mengusulkan agar pelatihan calon pengelola Kopdes Merah Putih difokuskan murni pada kompetensi manajerial dan pembiayaannya dialihkan ke Kementerian Koperasi, bukan melalui Kementerian Pertahanan.

​Ia pun mendesak pemerintah segera mengevaluasi desain pelatihan ini secara menyeluruh agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara berlebihan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dua Lokasi di Lampung Membara Bersamaan, Way Kambas dan TPA Bandar Jaya, Pemprov Kerahkan 350 Personel!
Pemprov Lampung Buka Lowongan Anggota KI Periode 2027-2031, Ini Syarat Lengkapnya!
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi Resmi Dilantik Jadi Kepala BNPB
Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Roda Enam Keatas, Gubernur Lampung Terbitkan Ingub!
Awasi Distribusi BBM Bersubsidi di 37 SPBU di Bandar Lampung, Kasatpol PP Siapkan 798 Personel!
Wacana Gaji PNS dan Pensiun Disalurkan Lewat Koperasi, Pemprov Lampung: Kami Tunggu Regulasi
Lukman Pura Resmi Jabat Direktur RSUDAM, Gadriyanto Abung Pimpin Satpol PP Lampung
Adopsi Sistem Piket ala Jepang, BGN Luncurkan Skema Prasmanan di 60 Dapur MBG
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Dua Lokasi di Lampung Membara Bersamaan, Way Kambas dan TPA Bandar Jaya, Pemprov Kerahkan 350 Personel!

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Pemprov Lampung Buka Lowongan Anggota KI Periode 2027-2031, Ini Syarat Lengkapnya!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi Resmi Dilantik Jadi Kepala BNPB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Roda Enam Keatas, Gubernur Lampung Terbitkan Ingub!

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Awasi Distribusi BBM Bersubsidi di 37 SPBU di Bandar Lampung, Kasatpol PP Siapkan 798 Personel!

Berita Terbaru