Eks Waka BGN Ajukan Jadi JC, Sebut 24 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Didominasi Legislatif!

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengungkapkan sedikitnya 24 nama tokoh yang diduga kuat ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Keterangan tersebut disampaikan Sony melalui kuasa hukumnya menyusul langkah hukum pengajuan diri sebagai saksi pelaku yang bekerja sama atau justice collaborator (JC) kepada Kejaksaan Agung (Kejagung).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada orang-orangnya, pokoknya dari kalangan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Namun yang paling banyak dan mendominasi itu dari legislatif. Jumlahnya ada 24 sampai 26 nama, dan ada kemungkinan bisa bertambah karena itu baru sebagian saja,” ujar kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, saat memberikan keterangan di Kejaksaan Agung, Jakarta, kemarin (9/6/2026).

Menurut Krisna, puluhan nama tersebut telah dituangkan secara rinci dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Keterlibatan sejumlah oknum pejabat dan politisi tersebut ditengarai berkaitan erat dengan intervensi serta dugaan praktik titip-menitip hingga jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum program MBG.

​Sony mengajukan permohonan sebagai JC dengan alasan dirinya bukan merupakan otak utama dari tindak pidana tersebut. Melalui kuasa hukumnya, Sony mengaku mendapat tekanan dari figur-figur besar yang memiliki pengaruh politik kuat, sehingga ia terpaksa meloloskan izin pendirian yayasan pengelola dapur MBG yang tidak sesuai dengan regulasi baku.

Selain persoalan penentuan titik pelayanan gizi, penyidik Kejagung saat ini juga tengah mendalami dugaan penyimpangan dan penggelembungan harga (markup) dalam pengadaan barang dan jasa penunjang operasional program MBG.

Pengadaan yang bermasalah tersebut meliputi pengadaan puluhan ribu unit motor listrik, gawai komputer tablet, sepatu petugas, hingga televisi berukuran besar.

Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan tiga mantan pimpinan teras BGN sebagai tersangka utama dalam perkara korupsi ini. Ketiganya adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Langkah Sony untuk “bernyanyi” dan membongkar aliran keterlibatan pihak lain kini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat serta pengamat hukum demi transparansi penuntasan kasus korupsi program nasional tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wakil Ketua KPK Bantah Berbisnis Dapur Makan Bergizi Gratis
Dikawal Ketat 4 Pasukan Gegana, 116 Napi Narkotika Lampung Dipindahkan ke Nusakambangan
Lawan Balik! Istri DPO Joni ‘Jabung’ Gandeng 9 Pengacara, Tuntut Kapolda Lampung dan Jajaran Mundur
KPK Gelar OTT di Jakarta dan Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Serta 9 Orang Lainnya Ditangkap!
Berkas P-21, Polda Lampung Limpahkan 29 Tersangka Kasus Solar Ilegal ke Kejari Pesawaran
Kompolnas Desak Investigasi Transparan Atas Kematian DPO Polisi di Jabung Lamtim!
Buntut Tewasnya DPO Joni, Warga Jabung di Perantauan Rencanakan Demo ke Mabes Polri
Sadis! Bunuh Istri Pakai Cobek hingga 63 Luka Tusuk, Beny Dituntut 19 Tahun Penjara di PN Tanjungkarang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:03 WIB

Wakil Ketua KPK Bantah Berbisnis Dapur Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:43 WIB

Eks Waka BGN Ajukan Jadi JC, Sebut 24 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Didominasi Legislatif!

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:21 WIB

Dikawal Ketat 4 Pasukan Gegana, 116 Napi Narkotika Lampung Dipindahkan ke Nusakambangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:10 WIB

Lawan Balik! Istri DPO Joni ‘Jabung’ Gandeng 9 Pengacara, Tuntut Kapolda Lampung dan Jajaran Mundur

Senin, 8 Juni 2026 - 17:15 WIB

KPK Gelar OTT di Jakarta dan Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Serta 9 Orang Lainnya Ditangkap!

Berita Terbaru