KPK Gelar OTT di Jakarta dan Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Serta 9 Orang Lainnya Ditangkap!

- Editor

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Bupati Muara Enim, Sumael, Edison.

Hariannarasi.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Muara Enim, Edison, beserta sembilan orang lainnya dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan pada Senin (8/6/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan, kesepuluh orang yang diamankan dalam penyelidikan tertutup ini terdiri dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima orang di antaranya merupakan pejabat dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Bupati Edison, sedangkan lima orang lainnya berasal dari pihak swasta.

​”Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Budi menambahkan, proses penindakan saat ini masih berlangsung sehingga rincian lebih lanjut belum dapat dipublikasikan. “Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya,” ujarnya, seperti dilansir dari Kompas.

​Secara terpisah, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, turut membenarkan penangkapan orang nomor satu di Kabupaten Muara Enim tersebut. “Benar (OTT di Muara Enim tangkap Bupati Edison),” ungkap Fitroh.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum membeberkan secara rinci mengenai barang bukti yang disita maupun konstruksi perkara tindak pidana korupsi yang menjerat para pihak terkait. Status hukum kesepuluh orang yang diamankan akan ditentukan dalam waktu 1×24 jam setelah penangkapan.

Operasi penindakan di Muara Enim ini tercatat sebagai OTT ke-12 yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut sepanjang tahun 2026.

Sebelumnya, pada awal bulan Juni 2026, KPK juga telah menggelar OTT yang menjerat mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bom Waktu Konflik Lahan di Lampung, Kapolda Sebut 13 Wilayah Rawan Tinggi, Ini Pemicunya!
Berkas Korupsi PT LEB Eks Gubernur Lampung Dilimpahkan ke Pengadilan, 25 Jaksa Disiapkan Kejari Bandar Lampung
Diduga Bantu Napi Narkoba Encek Pelesiran hingga Kabur, Tiga Pejabat Rutan Sukadana Dicopot
Jejak Pelarian Encek: Kabur dari Sel di Lamtim, Kendalikan Sabu di Malaysia hingga Berakhir di Myanmar
Usai Bongkar Jaringan Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Lengser dari Kursi Dirtipidnarkoba Bareskrim
Gerebek Kasino di Batam, Bareskrim Polri Amankan 197 Orang dan Sita Rp7,7 Miliar
Korupsi Proyek SPAM, PT Tanjungkarang Perberat Hukuman Eks Bupati Pesawaran Jadi 13 Tahun Penjara
Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda Lampung, Jabatan Irwasda hingga Kapolres Tanggamus Diganti! 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:56 WIB

Bom Waktu Konflik Lahan di Lampung, Kapolda Sebut 13 Wilayah Rawan Tinggi, Ini Pemicunya!

Rabu, 2 September 2026 - 14:57 WIB

Berkas Korupsi PT LEB Eks Gubernur Lampung Dilimpahkan ke Pengadilan, 25 Jaksa Disiapkan Kejari Bandar Lampung

Selasa, 1 September 2026 - 23:58 WIB

Diduga Bantu Napi Narkoba Encek Pelesiran hingga Kabur, Tiga Pejabat Rutan Sukadana Dicopot

Selasa, 1 September 2026 - 20:57 WIB

Jejak Pelarian Encek: Kabur dari Sel di Lamtim, Kendalikan Sabu di Malaysia hingga Berakhir di Myanmar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Usai Bongkar Jaringan Planet Batam, Brigjen Eko Hadi Lengser dari Kursi Dirtipidnarkoba Bareskrim

Berita Terbaru