Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tanggamus – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Kamis (21/5/2026).
Seluruh sasaran pembangunan fisik dan nonfisik dalam program yang berlangsung selama 30 hari tersebut dinyatakan selesai 100 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laporannya, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono merinci pembangunan fisik yang telah diselesaikan. Proyek utama meliputi normalisasi dan pembukaan badan jalan sepanjang 2.570 meter yang menghubungkan Pekon Kalimiring, Pekon Banjar Masin, Pekon Kandang Besi, hingga Kantor Kecamatan Kota Agung Barat.
Selain itu, Satgas TMMD juga merampungkan pembangunan talud sepanjang 400 meter, pengerasan jalan menggunakan sabes sepanjang 1.700 meter, rabat beton 150 meter, dan pembangunan lima titik gorong-gorong buis beton.
Program unggulan TNI AD lainnya yang turut direalisasikan mencakup pembuatan lima titik sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit MCK, ketahanan pangan, hingga distribusi 100 paket sembako dan nutrisi pencegahan stunting.
Sementara untuk sasaran nonfisik, kegiatan diisi dengan berbagai penyuluhan wawasan kebangsaan, mitigasi bencana, pertanian, hingga layanan pengobatan dan sunatan massal secara gratis.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud pembinaan teritorial serta implementasi tugas TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan wilayah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025 Pasal 7.
“Selama 30 hari, Satgas TMMD bersama Pemkab Tanggamus dan masyarakat telah bekerja bahu-membahu menyelesaikan seluruh sasaran program. Semoga hasil TMMD ini bisa bermanfaat, digunakan oleh masyarakat, serta dipelihara sehingga usia penggunaannya bisa lama,” ujar Mayjen TNI Kristomei.
Turut hadir dalam penutupan tersebut, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. Ia mengapresiasi sinergitas yang terbangun dan mengimbau warga agar proaktif dalam merawat infrastruktur yang telah diwujudkan bersama.
“Pada dasarnya masyarakat dan TNI itu satu, tidak terpisahkan. Jangan hanya dibantu saja sementara masyarakat sendiri tidak aktif. Masyarakat harus ikut aktif menjaga dan merawat bersama-sama dengan TNI,” tegas Bupati Saleh.
Upacara penutupan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus, pejabat Kodam, unsur TNI-Polri, serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian acara ditutup dengan pendistribusian bantuan sosial, pelayanan publik, serta peninjauan langsung hasil pembangunan fisik di lapangan. (*)






