Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Lampung Timur – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menggelar pertemuan strategis dengan sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
Dalam dialog tersebut, Gubernur Mirza menghadirkan sejumlah solusi konkret untuk merespons kebutuhan warga, khususnya terkait peningkatan kualitas pendidikan, percepatan infrastruktur, dan penyediaan lapangan kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung yang saat ini terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memastikan pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Menurut Gubernur Mirza, peran tokoh adat sangat krusial sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, benar-benar menyentuh akar permasalahan warga. Peningkatan kualitas SDM dan pemerataan kesejahteraan tidak akan terwujud tanpa kolaborasi dengan masyarakat adat,” ujarnya saat menemui tokoh adat Lampung didampingi Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23, Pangeran Edward Syah Pernong, Senin (6/7/2026).
Dalam pembahasan terkait infrastruktur, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perbaikan jalan-jalan prioritas yang menjadi urat nadi perekonomian warga.
Salah satu yang menjadi fokus utama di wilayah tersebut adalah perbaikan dan peningkatan kemantapan jalan pada ruas Jabung – Simpang Labuhan Maringgai agar mobilitas barang, jasa, dan hasil pertanian warga menjadi lebih efisien.
Sementara pada sektor pendidikan dan lapangan kerja, Gubernur Mirza memaparkan skema peningkatan keahlian bagi generasi muda setempat melalui pendidikan berbasis vokasi dan pelatihan keterampilan.
Program ini dirancang agar angkatan kerja di Jabung memiliki daya saing yang tinggi dan lebih mudah terserap oleh industri, serta mampu menciptakan peluang wirausaha mandiri.
Kehadiran Gubernur beserta program-program solutif tersebut mendapat respons positif dari para tokoh adat Jabung.
Mereka berharap dialog ini menjadi titik tolak percepatan pembangunan di wilayah Jabung, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera terealisasi secara merata dan berkesinambungan. (*)






