Tak Cuma Sukses Tekan Harga Sembako, Pemprov Lampung Usul 22 Ribu Rumah Hunian!

- Editor

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencatatkan angka deflasi sebesar 0,88 persen pada minggu kedua April 2026 dan resmi mengusulkan pembangunan puluhan ribu hunian untuk mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah pusat. 

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (13/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, menyatakan bahwa deflasi 0,88 persen tersebut didorong oleh stabilnya harga komoditas utama di pasaran, seperti daging sapi, cabai rawit, dan daging ayam ras.

Meski angka tingkat provinsi menurun, Pemprov tetap menyoroti dinamika lonjakan harga di beberapa kabupaten. Berdasarkan data, Kabupaten Tanggamus dan Pesawaran masuk dalam 10 daerah dengan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di Pulau Sumatera, masing-masing sebesar 2,33 persen dan 1,24 persen.

Selain itu, harga beras medium di Kabupaten Lampung Utara juga terpantau sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk menstabilkan harga komoditas, Pemprov Lampung melakukan intervensi dengan mempercepat pengembangan kawasan aneka cabai seluas 300 hektare guna menekan defisit ketersediaan cabai.

Dari segi pasokan pangan lainnya, Pemprov bersama Perum Bulog telah menyalurkan 1.742 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta mendistribusikan 2,7 juta liter produk Minyakita ke seluruh wilayah Lampung.

Di luar isu pangan, rapat tersebut juga membahas dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Dalam upaya menekan jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),

Pemprov Lampung telah mengusulkan pembangunan 22.189 unit rumah baru serta peningkatan kualitas bagi 10.434 unit rumah. Seluruh usulan ini didaftarkan melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU).

Guna merealisasikan target tersebut, Pemprov Lampung mendorong seluruh jajaran di tingkat kabupaten dan kota untuk mengintegrasikan program perumahan nasional ini ke dalam perencanaan APBD tahun 2026 dan 2027 agar masyarakat luas segera merasakan dampaknya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dudung Tegaskan Ulta Levenia Tak Lagi Menjabat Staf Ahli KSP, Pernyataan Soal HAARP Bukan Sikap Resmi
BGN Coret 1.653 Sekolah Internasional dari Program MBG, Fokus Wilayah 3T!
Pemprov Lampung Setujui Pembahasan 12 Raperda Inisiatif DPRD, Soroti Soal Anti LGBT hingga Regulasi Tumpang Tindih
Pendapatan Turun Tapi Belanja Malah Naik, Ada Apa dengan APBD Perubahan Lampung 2026?
Tuai Sorotan! Tenaga Ahli Utama KSP Kaitkan Rentetan Erupsi Gunung Api dengan HAARP
Jurus Efisiensi Menkeu Purbaya, Targetkan Anggaran Program MBG di Bawah Rp200 Triliun!
Cegah Gabah Keluar Daerah, Gubernur Lampung Instruksikan Koperasi Desa Serap Hasil Panen
Sah! Per Januari 2027, Gaji PPPK Penuh Waktu Jadi Tanggung Jawab Pemerintah Pusat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:52 WIB

Dudung Tegaskan Ulta Levenia Tak Lagi Menjabat Staf Ahli KSP, Pernyataan Soal HAARP Bukan Sikap Resmi

Jumat, 11 September 2026 - 07:47 WIB

BGN Coret 1.653 Sekolah Internasional dari Program MBG, Fokus Wilayah 3T!

Rabu, 9 September 2026 - 17:25 WIB

Pemprov Lampung Setujui Pembahasan 12 Raperda Inisiatif DPRD, Soroti Soal Anti LGBT hingga Regulasi Tumpang Tindih

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

Pendapatan Turun Tapi Belanja Malah Naik, Ada Apa dengan APBD Perubahan Lampung 2026?

Senin, 7 September 2026 - 11:48 WIB

Tuai Sorotan! Tenaga Ahli Utama KSP Kaitkan Rentetan Erupsi Gunung Api dengan HAARP

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung

Jumat, 11 Sep 2026 - 08:09 WIB