Buka 31 Prodi, Ini Cara dan Syarat Pendaftaran UM-PTKIN di UIN RIL

- Editor

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi membuka pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2026. 

Pendaftaran seleksi nasional berbasis tes ini dibuka mulai 13 April 2026 pukul 08.00 WIB hingga 30 Mei 2026 pukul 15.00 WIB secara daring melalui laman resmi https://um.ptkin.ac.id.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Tahun ini, UIN RIL memberikan kesempatan bagi para calon mahasiswa baru untuk memperebutkan kursi di 31 program studi dari berbagai bidang keilmuan yang ditawarkan.

Ketua Tim Humas dan Kerja Sama UIN RIL, Novrizal Fahmi, menjelaskan bahwa seleksi UM-PTKIN diselenggarakan dengan prinsip adil, transparan, dan tidak diskriminatif.

“Pelaksanaan ujian dilakukan secara luring di titik lokasi PTKIN yang dipilih peserta, menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) berbasis komputer, sehingga seluruh proses berlangsung paperless,” jelas Novrizal.

Jalur UM-PTKIN 2026 ini terbuka bagi lulusan MA/MAK/SMA/SMK atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026. Bagi lulusan tahun 2024 dan 2025 diwajibkan memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).

Sementara itu, lulusan tahun 2026 dapat menggunakan SKL, pengumuman kelulusan, KTP, atau kartu siswa. Syarat administrasi lainnya mencakup kepemilikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), email aktif, serta nomor WhatsApp yang dapat dihubungi.

​Untuk mengikuti ujian, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 yang disetorkan melalui bank yang ditetapkan panitia nasional. Peserta diberi keleluasaan untuk memilih maksimal tiga program studi dan menentukan lokasi ujian sesuai preferensi.

Setelah masa pendaftaran dan pembayaran ditutup pada 30 Mei 2026, tahap finalisasi akan berlangsung hingga 3 Juni 2026.

Peserta dapat mencetak kartu ujian mulai 1 Mei 2026. Ujian berbasis komputer dijadwalkan berlangsung serentak pada 8–14 Juni 2026, dan hasil seleksi akan diumumkan pada 30 Juni 2026.

Pada proses seleksinya, peserta akan diuji melalui dua materi utama, yakni Tes Bakat Skolastik (mengukur kemampuan verbal, kuantitatif, dan spasial) dan Tes Literasi.

Tes Literasi ini mencakup penguasaan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Arab, literasi numerasi, pemahaman ajaran Islam, serta kemampuan dasar baca tulis Al-Qur’an. Peserta diimbau untuk mempersiapkan kemampuan dasar dan potensinya guna menghadapi ujian tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur
Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario
Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026
Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung
Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 
Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus
Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!
Diduga Berbeda dari Alumni Lain, Rektor UGM Buka Suara Soal Detail Ijazah S1 Jokowi
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 11:41 WIB

Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 

Berita Terbaru