Timur Tengah Memanas, Ekonomi Lampung Terancam? Begini Siasat Cepat Pemprov di Hari Pertama Kerja!

- Editor

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung merumuskan sejumlah skema kebijakan dan langkah mitigasi strategis untuk mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi global akibat konflik di kawasan Timur Tengah. 

Pembahasan tersebut dilakukan dalam Rapat Rancangan Awal Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 dan Prioritas Pelaksanaan APBD 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, di ruang kerjanya pada hari pertama kerja, Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat ini turut dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah terkait, termasuk Bappeda dan BPKAD Provinsi Lampung.

​Marindo Kurniawan menyatakan, pemerintah daerah harus menyiapkan langkah yang terukur dan adaptif dalam merespons dinamika global yang berpotensi menekan stabilitas ekonomi daerah.

​”Kita harus menyiapkan berbagai bentuk mitigasi terhadap situasi global yang berkembang akibat dampak dari konflik Timur Tengah. Bappeda dan BPKAD perlu melihat kondisi secara komprehensif untuk menentukan langkah apa saja yang bisa kita lakukan,” tegas Marindo.

Lebih lanjut, ia menekankan, skema mitigasi dan penyesuaian anggaran yang disusun tidak boleh membebani masyarakat. Kebijakan tersebut justru harus difokuskan untuk melindungi masyarakat dari potensi tekanan ekonomi.

Di samping itu, Pemprov Lampung juga memastikan bahwa langkah antisipatif ini tidak akan mengganggu agenda program prioritas daerah.

Program-program strategis seperti hilirisasi, peningkatan produksi pertanian, program Desaku Maju, hingga pembangunan infrastruktur dipastikan akan tetap berjalan sesuai rencana demi kesejahteraan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak Lagi Jual Mentah, Ini Rencana Besar Gubernur Mirza untuk Petani Lampung
Jajaki Peluang Beasiswa dan Investasi, Bupati Tanggamus Temui Direktur YEE Turki
Masyarakat Masih Bingung Fungsi Koperasi Desa? Ini Jawaban Menohok Gubernur Lampung!
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Sebagai Kepala BGN
Nanik S Deyang Akui Stres dan Trauma Urus Dana MBG Hingga Alami Sakit Jantung
Wujudkan Pelayanan Anti Ribet, Aplikasi ‘Lampung In’ Kini Jadi Tempat Pengaduan Warga Lampung
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri!
Rampingkan BUMN, Presiden Prabowo Targetkan 700 dari 1.077 Perusahaan Ditutup Akhir Tahun
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WIB

Tak Lagi Jual Mentah, Ini Rencana Besar Gubernur Mirza untuk Petani Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:55 WIB

Jajaki Peluang Beasiswa dan Investasi, Bupati Tanggamus Temui Direktur YEE Turki

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:11 WIB

Masyarakat Masih Bingung Fungsi Koperasi Desa? Ini Jawaban Menohok Gubernur Lampung!

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Sebagai Kepala BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:09 WIB

Nanik S Deyang Akui Stres dan Trauma Urus Dana MBG Hingga Alami Sakit Jantung

Berita Terbaru