Caption : Ilustrasi
Hariannarasi.com, Way Kanan – Tim gabungan kepolisian berhasil menangkap seorang pekerja kantin berinisial SR pada Senin (23/2). SR ditangkap setelah terbukti membantu pelarian delapan tahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Way Kanan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa SR memfasilitasi pelarian para tahanan dengan cara menyediakan alat pemotong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim gabungan telah mengamankan SR, pekerja kantin. SR ini membantu mereka dengan memberikan gergaji besi sebagai alat yang digunakan untuk melakukan pelarian,” ujar Kombes Yuni pada Senin (23/2).
Saat ini, SR telah diamankan oleh pihak kepolisian dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.
Penyelidikan tersebut bertujuan untuk mendalami motif serta peran SR, sekaligus menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam insiden ini.
Delapan tahanan yang melarikan diri tersebut terdiri dari tahanan kasus narkotika dan tindak pidana umum. Berikut adalah inisial para tahanan yang masuk dalam daftar pencarian Kasus Narkoba & Pidana Umum antara lain, KR, NO, JO, RI, DA, RA, SA, dan HE.
Kombes Yuni juga meminta dukungan masyarakat agar tim di lapangan dapat segera menangkap kembali para tahanan yang buron.
“Kami mohon doa agar para tahanan ini dapat segera kembali ditangkap. Untuk perkembangan selanjutnya akan terus kami sampaikan,” tambahnya.
Sebagai informasi, insiden pelarian ini terjadi pada Minggu (22/2) dini hari. Sebanyak delapan tahanan, yang berstatus sebagai tersangka kasus narkoba dan tindak pidana umum, berhasil melarikan diri dari Rutan Polres Way Kanan dengan cara menjebol plafon ruang tahanan.
Saat ini, SR masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Lampung untuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Sementara itu, tim gabungan dari Polres Way Kanan dan Polda Lampung terus dikerahkan ke lapangan untuk melacak keberadaan para tahanan.
“Polisi masih terus melakukan penyisiran dan pengejaran. Mohon doanya semoga semuanya segera tertangkap kembali,” tutup Yuni. (*)






