Ketua DPRD Lampung Tegaskan Dukungan Hilirisasi Kakao Berbasis Agroforestry

- Editor

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan hilirisasi komoditas kakao yang berbasis pada sistem agroforestry (wana-tani) di wilayah Lampung.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua DPRD, Lampung memiliki potensi besar sebagai salah satu penghasil kakao utama yang harus dikelola dari hulu hingga ke hilir agar memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi petani.

​”Hilirisasi kakao berbasis agroforestry ini sangat strategis. Kita tidak boleh hanya menjual bahan mentah, tetapi harus mulai memproduksi produk turunan yang memiliki nilai jual tinggi di pasar,” ujar Ketua DPRD Lampung dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

​Ia menjelaskan bahwa konsep agroforestry dalam penanaman kakao sangat relevan dengan upaya mitigasi perubahan iklim karena mengombinasikan tanaman hutan dengan tanaman pertanian. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan pendapatan petani tanpa merusak ekosistem hutan.

​Lebih lanjut, legislatif mendorong Pemerintah Provinsi Lampung melalui dinas terkait untuk memberikan pendampingan teknologi pengolahan pasca panen dan mempermudah akses permodalan bagi kelompok tani. Hal ini bertujuan agar industri pengolahan kakao skala kecil dan menengah dapat tumbuh di daerah-daerah penghasil.

​DPRD Lampung berkomitmen untuk mengawal kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada sektor perkebunan berkelanjutan. Hilirisasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan dan perkebunan yang modern serta berorientasi ekspor. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Otonomi Daerah di Ujung Tanduk, Anggaran Disunat 25 Persen Demi Program Pusat, Sentralisasi ala Orde Baru Bangkit Lagi?
Dituding Jadi Makelar Jabatan, Raffi Ahmad: Saya Hanya Menghubungkan!
PRI Targetkan 50 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029, Rayakan HUT Ke-1 di Bandar Lampung
Peran Ganda Raffi Ahmad: Dari ‘kurir’ Elite Politik, Bisnis BUMN, hingga Nyaris Jadi Menteri
Kepala Bappisus soal Isu Surpres Pergantian Kapolri: Tunggu Tanggal Waktunya
Jokowi di Tanah Timor: Dari Riuh Sambutan Politik dan Warga hingga Penobatan Sakral Sesepuh Raja-Raja
Berapa Harga Outfitnya? Gaya Elit Muhammad Kadafi di Tengah Rapat DPR Tuai Sorotan!
Organisasi Pers Desak Presiden Prabowo Minta Maaf Terkait Pernyataan ‘Londo Ireng’
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Otonomi Daerah di Ujung Tanduk, Anggaran Disunat 25 Persen Demi Program Pusat, Sentralisasi ala Orde Baru Bangkit Lagi?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Dituding Jadi Makelar Jabatan, Raffi Ahmad: Saya Hanya Menghubungkan!

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:38 WIB

PRI Targetkan 50 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029, Rayakan HUT Ke-1 di Bandar Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Peran Ganda Raffi Ahmad: Dari ‘kurir’ Elite Politik, Bisnis BUMN, hingga Nyaris Jadi Menteri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Kepala Bappisus soal Isu Surpres Pergantian Kapolri: Tunggu Tanggal Waktunya

Berita Terbaru