Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!

- Editor

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – Akademisi sekaligus Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam, Hasyim Muhammad, menilai pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan sangat sulit dikalahkan jika kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Meski demikian, Hasyim menyebut satu-satunya kekuatan politik yang berpotensi mengimbangi petahana adalah persatuan antara Anies Baswedan dan PDI Perjuangan (PDIP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Hanya satu yang mungkin bisa mengalahkan mereka, atau setidaknya mengimbangi: persatuan Anies dan PDIP,” ungkap Hasyim melalui media sosial X pada Jumat (4/9/2026).

Ia juga menambahkan bahwa koalisi tersebut akan semakin kuat apabila PDIP mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai perwakilan partai.

​Pernyataan Hasyim ini merupakan respons atas analisis politik mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Sebelumnya, Mahfud memprediksi Prabowo berpeluang besar untuk kembali memenangkan kursi kepresidenan pada 2029 mendatang karena posisinya sebagai petahana yang kuat.

​Menurut Mahfud, kekuatan politik Prabowo tidak hanya didukung oleh akses terhadap sumber daya negara, tetapi juga oleh program-program pemerintah yang menyita perhatian publik, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Mahfud juga menilai hingga saat ini belum ada figur politik yang memiliki kekuatan sebanding untuk menandingi petahana, sehingga pihak lawan akan memikirkan ulang risiko politik jika memutuskan bertarung.

​Menyikapi besarnya dominasi petahana tersebut, Hasyim menekankan bahwa kunci pertarungan Pilpres 2029 bukan hanya terletak pada sosok yang memiliki elektabilitas tinggi, melainkan pada kemampuan pihak lawan dalam membangun koalisi politik yang solid.

​Ia pun melontarkan kritik keras kepada pihak-pihak yang memiliki ambisi mengalahkan Prabowo namun menolak untuk menyatukan kekuatan.

“Ngeyel bisa ngalahin Prabowo tapi nggak mau bersatu. Rasain aja ego kalian sendiri,” tegas Hasyim. (*)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!
Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU
Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!
Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031
Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?
Kericuhan dan ‘Adu Jotos’ Warnai Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Massa Tolak Aturan ‘Iddah’
Budi Arie Minta Maaf Terkait Video Viral Bersama Jokowi, Tegaskan Isu Pergantian Kekuasaan Murni Analisis Pribadi
Dedi Mulyadi Disebut Pindah ke PSI, Gerindra Jabar Sebut Hanya Rumor
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:52 WIB

Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!

Rabu, 2 September 2026 - 01:18 WIB

Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:26 WIB

Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031

Berita Terbaru