AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!

- Editor

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : AHY dan Prabowo Subianto di HUT ke-25 Tahun Partai Demokrat. 

Hariannarasi.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah sengitnya kompetisi politik antarpihak yang berebut peran di lembaga eksekutif maupun legislatif.

​Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat merefleksikan perjalanan lebih dari 25 tahun reformasi di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, persaingan ketat dalam pemilu merupakan realitas alamiah dan bagian dari perjalanan demokratisasi di Indonesia.

​”Kompetisi sengit, karena semua ingin menang, karena semua ingin mengambil peran yang besar dalam pemerintahan, eksekutif maupun dalam legislatif di parlemen,” ujar AHY.

​Meski kompetisi tidak terhindarkan, AHY menegaskan bahwa perbedaan pandangan seharusnya tidak merusak persatuan ketika dihadapkan pada kepentingan bangsa dan negara.

​Ia juga menjelaskan, jika keseragaman dinilai berisiko membuat pemangku kebijakan luput dari masalah tertentu, sementara perbedaan pikiran dapat membantu melihat persoalan yang belum terpantau.

​Partai Demokrat yang berdiri pada 2001 merupakan anak kandung reformasi yang tumbuh dari proses demokratisasi selama lebih dari dua dekade.

​Seruan persatuan juga dialamatkan ke internal Partai Demokrat yang dihuni oleh kader dari beragam latar belakang dan golongan.

​”Mari kita pada saatnya untuk Merah Putih ya kita bersama-sama. Kami ingin juga menyerukan persatuan, keutuhan itu di atas segalanya,” tegas AHY. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!
Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!
Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU
Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!
Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031
Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?
Kericuhan dan ‘Adu Jotos’ Warnai Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Massa Tolak Aturan ‘Iddah’
Budi Arie Minta Maaf Terkait Video Viral Bersama Jokowi, Tegaskan Isu Pergantian Kekuasaan Murni Analisis Pribadi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:26 WIB

AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!

Jumat, 4 September 2026 - 13:52 WIB

Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!

Rabu, 2 September 2026 - 01:18 WIB

Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:26 WIB

Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Baru Satu Bulan Menjabat, Kapolresta Bandar Lampung Diganti!

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:55 WIB