Pusaran Kasus SPAM Pesawaran: Nanda Indira Kembali Jalani Pemeriksaan Maraton

- Editor

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kejati Lampung kembali melakukan pemeriksaan Nanda Indira, istri Eks. Bupati Pesawaran Dendi Romadhona. (Dok. Disway)

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Langkah kaki Nanda Indira Bastian kembali bergema di lorong gedung Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Lampung.  

Istri dari mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, ini harus kembali berhadapan dengan penyidik untuk menjalani pemeriksaan lanjutan yang kian intensif pada Senin (12/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan ini seolah menegaskan bahwa jaksa sedang membidik simpul-simpul krusial dalam dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pesawaran tahun anggaran 2022.

Proyek senilai Rp8 miliar tersebut kini tak hanya berhenti pada dugaan kerugian negara, namun telah melebar ke arah Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Konfirmasi Korps Adhyaksa

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Ricky Ramadhan, membenarkan bahwa Nanda masih berada di bawah “lampu sorot” penyidik. Melalui pesan singkat pada pukul 14.17 WIB, Ricky memastikan proses penggalian keterangan masih berlangsung.

​“Iya, benar ada pemeriksaan. Saat ini yang bersangkutan masih dimintai keterangan,” ujar Ricky singkat, seolah menjaga kerahasiaan materi penyidikan yang tengah didalami.

Ini bukanlah kali pertama Nanda “bertamu” ke Kejati. Bulan lalu, tepatnya pada medio Desember 2025, ia telah melewati ujian ketahanan fisik dan mental saat diperiksa secara maraton selama 16 jam.

Kala itu, Nanda baru meninggalkan gedung korps baju cokelat tersebut pada Jumat dini hari dalam kondisi yang tampak letih.

​Meski dicecar berbagai pertanyaan oleh awak media saat itu, Nanda memilih untuk tetap hemat bicara. Sambil bergegas menuju mobil Toyota Fortuner bernopol BE 1682 AAN yang telah menunggunya, ia hanya melontarkan kalimat normatif.

​“Minta doanya saja. Pertanyaannya sudah saya jawab. Silakan konfirmasi ke penyidik,” tuturnya singkat, menutup rapat pintu mobil sekaligus menutup tabir informasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi di ruang pemeriksaan.

Kini publik menanti, sejauh mana penyidik mampu mengurai benang kusut proyek air minum tersebut dan apakah pemeriksaan beruntun ini akan segera bermuara pada penetapan tersangka baru. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terganjal Dokumen UTS Insearch, Nasib Wapres Gibran Ditentukan MK Hari Ini? 
Kapolri Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat 23 Pati, 7 Resmi Sandang Bintang Tiga, Berikut Daftar Lengkapnya!
Buntut Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
Terkait Kasus Suap HGB, KPK Buka Peluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Tiga Anggota DPRD Jatim dari Gerindra Digerebek Pesta Narkoba di Surabaya, Berujung Restorative Justice? 
Viral Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal di BGN, Kini Masuk Ranah Hukum
Sempat Mangkir Alasan Sakit, Eks Bupati Lamtim Diperiksa Polda Lampung
Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Rieke Diah Desak Penyelamatan Barbuk untuk Forensik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Terganjal Dokumen UTS Insearch, Nasib Wapres Gibran Ditentukan MK Hari Ini? 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat 23 Pati, 7 Resmi Sandang Bintang Tiga, Berikut Daftar Lengkapnya!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Buntut Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Terkait Kasus Suap HGB, KPK Buka Peluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Tiga Anggota DPRD Jatim dari Gerindra Digerebek Pesta Narkoba di Surabaya, Berujung Restorative Justice? 

Berita Terbaru