Rp74,95 Miliar Produk Cukai Haram Lenyap Dimusnahkan di Lampung

- Editor

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Genderang perang terhadap mafia barang ilegal terus ditabuh. Kali ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) mengirimkan pesan tegas dengan melenyapkan barang hasil penindakan senilai total Rp74,95 miliar. 

Dalam sebuah operasi pemusnahan besar-besaran di Bandar Lampung, Kamis (6/11), jutaan barang haram yang telah melanggar undang-undang cukai itu kini tak lebih dari tumpukan sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemandangan di lokasi menjadi saksi bisu dari skala operasi ilegal yang berhasil dibongkar. Data yang dirilis tidak main-main, 29,18 juta batang rokok ilegal, 53,5 kilogram tembakau iris murni, serta 13,4 ribu liter minuman beralkohol (MMEA) bernilai puluhan miliar rupiah kini telah musnah.

​Namun, angka yang lebih krusial dari sekadar nilai barang adalah nilai penyelamatan. Langkah tegas ini berhasil mengamankan potensi kerugian negara yang nilainya fantastis, yakni sebesar Rp29,78 miliar. Uang rakyat yang seharusnya masuk ke kas negara ini berhasil dijaga dari tangan-tangan jahil.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumbagbar, Sugeng Apriyanto menegaskan, bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi solid. “Ini adalah hasil kerja sinergis antara Bea Cukai, aparat penegak hukum, dan tentu saja, peran vital masyarakat yang proaktif memberikan informasi,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung pun memberikan ‘lampu hijau’ penuh atas operasi penindakan ini. Mereka memandang langkah ini sebagai komitmen esensial untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, tertib, dan berkeadilan.

“Ini bukan sekadar seremoni pemusnahan, melainkan sinyal kuat bahwa negara hadir untuk melindungi industri dalam negeri yang taat aturan,” katanya.

Pemusnahan ini menjadi bukti nyata bahwa tidak ada toleransi bagi praktik ilegal yang menggerogoti stabilitas ekonomi daerah dan merongrong pundi-pundi penerimaan negara dari sektor cukai. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terganjal Dokumen UTS Insearch, Nasib Wapres Gibran Ditentukan MK Hari Ini? 
Kapolri Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat 23 Pati, 7 Resmi Sandang Bintang Tiga, Berikut Daftar Lengkapnya!
Buntut Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
Terkait Kasus Suap HGB, KPK Buka Peluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Tiga Anggota DPRD Jatim dari Gerindra Digerebek Pesta Narkoba di Surabaya, Berujung Restorative Justice? 
Viral Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal di BGN, Kini Masuk Ranah Hukum
Sempat Mangkir Alasan Sakit, Eks Bupati Lamtim Diperiksa Polda Lampung
Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, Rieke Diah Desak Penyelamatan Barbuk untuk Forensik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Terganjal Dokumen UTS Insearch, Nasib Wapres Gibran Ditentukan MK Hari Ini? 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat 23 Pati, 7 Resmi Sandang Bintang Tiga, Berikut Daftar Lengkapnya!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Buntut Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Terkait Kasus Suap HGB, KPK Buka Peluang Periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Tiga Anggota DPRD Jatim dari Gerindra Digerebek Pesta Narkoba di Surabaya, Berujung Restorative Justice? 

Berita Terbaru