Caption : ist (Dok. Warganet)
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Salah satu pelajar yang tewas dibacok kelompok bersenjata tajam (sajam) telah dikebumikan di kampung halamannya, di Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (19/12).
Pihak kepolisian pun bergerak cepat memburu siapa saja pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut, hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto. “Tiga orang diamankan,” kata Kasat.
Kasat melanjutkan, bahwa pelaku sendiri tak menyangka jika korban pada akhirnya meninggal dunia. Pelaku juga tak menduga dan masih mengingat keterlibatannya dalam peristiwa naas tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tapi masih kita dalami, apakah yang terlibat dalam peristiwa tersebut atau tidak, ini masih kita di dalami,” ujar dia.
Ia menambahkan, para pelaku memiliki perannya masing-masing, MRP (14) diketahui membawa parang yang digunakan untuk menyerang, IS alias Bagong (15) membawa pisau, sementara CSG (15) berperan mengumpulkan kelompok pelaku dan membawa celurit.
Sedangkan untuk dua orang pelaku utama yakni AB alias Otoy (17) dan STP alias Mbot (17) hingga kini masih buron.
“Keduanya adalah pelaku utama yang menyabet korban hingga meninggal dunia. Kami imbau mereka untuk menyerahkan diri demi mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kompol Hendrik.
Pihaknya juga kini telah memeriksa sejumlah saksi dari rekan korban dan saksi di sekitar lokasi. Sejumlah barang bukti seperti CCTV di sekitar lokasi kejadian telah diamankan.
Sebelumnya diberitakan, sekitar pukul 02.00 WIB, di Jalan Dokter Harun I, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung. Korban bersama rekan-rekannya saat itu sedang mengendarai sepeda motor dihadang oleh sekelompok orang membawa sajam saat melintasi jalan tersebut.
“Saat itu korban mencoba menghindar dengan memutar, namun karena panik akhirnya korban loncat dari sepeda motor dan kelompok tak dikenal tersebut mengejar korban sambil membawa senjata tajam,” jelas rekan korban dilansir dari infokyai.
Akibat peristiwa tersebut, korban meninggal dunia dengan luka sobek di bagian dada dan sempat dibawa ke rumah sakit terdekat.
Almarhum Predi Saputra yang merupakan seorang pelajar SMP di kota Bandar Lampung dikenal baik oleh orang-orang, bahkan ada banyak warga yang ikut serta mendoakan almarhum pada Kamis, 19 Desember 2024.
Jemaah pada berkumpul di Masjid Ar Rohmah yang terletak di Gotong royong Bandar Lampung yang berdekatan dengan tempat tinggal Almarhum di klinik kecantikan Puspita.
Almarhum bersama kedua orangtuanya ini, sudah lama tinggal di Klinik Puspita, karena orang tuanya bekerja di klinik tersebut. Ayahnya yang membantu memudahkan kendaraan jika sedang parkir di lokasi. Sementara untuk ibu membantu bersih-bersih.
“Mudah-mudah amal ibadahnya diterima disisinya dan segala dosanya diampuni, Aamiin,” ujar jemaah masjid. (*)






