Masuk 10 Perusahaan Kopi Terbesar Dunia, Pj Gubernur Lampung Sambangi PT Sucden Coffe Indonesia

- Editor

Rabu, 28 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pj Gubernur Lampung Samsudin melakukan kunjungan kerja ke PT. SucDen Coffee Indonesia di Campang Raya, Selasa (27/8).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah. Dengan kerja sama yang baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif, aman, dan adil bagi semua pihak.

“Ini adalah momen yang berbeda untuk kunjungan kerja, biasanya ke pemerintahan, ke pasar, ke Bulog, dan baru kali ini ke perusahaan, jadi ini baru pertama kali saya datang ke tempat Bapak/Ibu,’ ungkap Pj Gubernur mengawali sambutannya.

Pj Gubernur Samsudin mengatakan, kualitas kopi Lampung tidak kalah dengan kopi dari daerah aceh, Papua dan Sulawesi. Namun yang harus menjadi fokus perhatian adalah bagaimana meningkatkan produktivitas kopi Lampung dari 900kg/hektar menjadi 1,5-3 Ton/hektar.

Menurutnya, untuk meningkatkan produktivitas Kopi Lampung, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perkebunan harus bekerjasama untuk melakukan pembinaan kepada petani kopi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kedepan saya minta pembinaan ini disatukan dengan Dinas terkait, dengan Dinas Perkebunan  yang ada di provinsi agar apa yang dilakukan oleh PT. SucDen ini bisa kita duplikasikan kepada petani-petani lainnya,” pesannya.

Terkait dengan sektor ketenagakerjaan, Pj Gubernur sangat mengapresiasi dan mendukung keberadaan PT. SucDen di Provinsi Lampung yang telah menyerap tenaga kerja yang ada di Provinsi Lampung.

“Walaupun jumlahnya tidak sampai ribuan, tadi disampaikan hanya ratusan tetapi ini menjadi bagian untuk menyerap tenaga kerja yang ada di Provinsi Lampung, bagi pemuda-pemuda masyarakat Lampung, dan tentunya ini harus kita dukung,” ucap Pj. Gubernur.

Dirinya juga mengingatkan kepada pihak perusahaan untuk senantiasa mengikuti persyaratan dan standar-standar prosedur ketenagakerjaan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

“Berinvestasi di Lampung, kepentingannya adalah untuk masyarakat Lampung, kepentingannya untuk pendapatan negara, tentu perusahaan membutuhkan pemerintah, sebaliknya pemerintah membutuhkan perusahaan, ini saling bekerja sama disini, tidak ada yang lebih diatas, tidak ada yang lebih dibawah, semua bersama-sama,” tegasnya.

Sementara, Direktur PT. SucDen Coffee Indonesia Andre Wibowo menerangkan, perusahaan yang dipimpinnya merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang memulai debut usahanya dari produk gula kemudian merambah ke produk kakau, kopi, biji-bijian dan Ethanol.

“Namun, saat ini fokus produksi untuk di Indonesia khususnya Lampung adalah produk kopi robusta,” kata Andre.

Andre Wibowo mengatakan bahwa perusahaannya mencatatkan perdagangan kopi sebanyak 400 juta bag per tahun dengan ukuran per bag berisi 60 kg kopi.

“Sehingga perusahaannya termasuk dalam jajaran 10 perusahaan terbesar dalam perdagangan kopi di dunia dan tiga besar dalam perdagangan gula,” ujarnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Tambah Suntikan Dana SAL Rp 70 Triliun ke Himbara, BTN dan BSI Dapat Jatah
Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027
Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data
Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!
Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!
Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF
BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Menkeu Purbaya Tambah Suntikan Dana SAL Rp 70 Triliun ke Himbara, BTN dan BSI Dapat Jatah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:31 WIB

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:23 WIB

Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:09 WIB

Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!

Berita Terbaru