Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Lampung Tengah – Aparat gabungan dari Polri dan TNI memperketat pengamanan di area kantor PT Bumi Sentosa Abadi (BSA), Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (12/8/2026).
Pengamanan ini dilakukan menyusul aksi perusakan dan pembakaran sejumlah aset perusahaan oleh massa akibat sengketa lahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Personel yang diterjunkan terdiri dari Dit Samapta Polda Lampung, Brimob Polda Lampung, Polres Rayonisasi, serta jajaran TNI.
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf bersama Wakapolda dan Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung turut turun langsung ke lokasi guna memastikan situasi kembali kondusif.
Kerusuhan tersebut bermula ketika ratusan warga dari tiga kampung di Kecamatan Anak Tuha mendatangi kompleks PT BSA terkait konflik pertanahan.
Situasi yang memanas berujung pada tindakan anarkis berupa perusakan fasilitas dan pembakaran bangunan milik perusahaan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas langsung mengamankan lokasi dan memasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, terpantau langsung menemui massa yang masih berkumpul di sekitar lokasi.
Ia meminta masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan menjauhi area yang telah dipasang garis polisi.
“Kehadiran kami untuk mengamankan situasi dan memastikan keadaan tetap kondusif. Jangan jadikan kami sebagai lawan masyarakat. Mari kita jaga situasi tetap tenang dan jangan melakukan tindakan anarkis,” tegas Kapolres di hadapan warga.
Hingga Rabu sore, aparat gabungan masih disiagakan di lokasi bentrokan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) susulan. (*)






