Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Jawa Tengah – Penundaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan reaksi tak terduga dari sejumlah murid kelas 6 di SDN 1 Karangpucung, Cilacap, Jawa Tengah.
Alih-alih kecewa, para siswa justru menyambut pengumuman diliburkannya program tersebut dengan sorak sorai gembira dan rasa syukur di dalam ruang kelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan unggahan viral yang beredar di media sosial, para murid secara kompak mengaku lebih memilih masakan rumah dibandingkan jatah makanan yang disediakan oleh pihak sekolah.
Reaksi spontan ini menuai perhatian luas setelah para siswa menunjukkan kelegaan mereka saat guru mengumumkan bahwa program MBG sedang ditiadakan sementara.
Dalam peristiwa tersebut, seorang siswa bahkan melontarkan kritik polos yang dinilai cukup tajam untuk anak seusianya.
Siswa tersebut menyarankan agar anggaran program MBG yang mencapai triliunan rupiah lebih baik dialihkan untuk membiayai uang kuliah bagi warga yang kurang mampu.
Terkait respons kritis yang mengundang gelak tawa dan sorotan netizen tersebut, pihak pengajar SDN 1 Karangpucung segera memberikan klarifikasi.
Guru yang berada di lokasi menegaskan bahwa reaksi serta komentar para siswa murni berasal dari kepolosan mereka sendiri, tanpa adanya rekayasa, paksaan, maupun arahan terlebih dahulu dari pihak mana pun.
Hingga kini, aksi kritis nan menggelitik dari anak-anak sekolah dasar tersebut terus sukses mencuri perhatian publik dan menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. (*)






