IJTI dan AJI Lampung Kecam Ancaman Senjata Api Terhadap Wartawan di Tulang Bawang

- Editor

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Lampung dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung mengecam keras dugaan pengancaman menggunakan senjata api terhadap sejumlah wartawan di Kabupaten Tulang Bawang.

Kedua organisasi profesi jurnalis ini mendesak aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kecaman ini dilontarkan menyusul teror yang dialami lima orang jurnalis pada Selasa (1/9) malam.

Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polres Tulang Bawang oleh salah satu korban, Akifullah (jurnalis Garuda TV), dengan nomor registrasi LP/B/255/IX/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG/POLDA LAMPUNG pada Rabu (2/9) pukul 01.25 WIB.

​Berdasarkan laporan kepolisian, insiden bermula saat Akifullah bersama empat rekannya, Triono (Garuda TV), Abdi (Detik Investasi), serta Muharol dan Hendra, tengah melakukan perjalanan dan berhenti di sebuah minimarket di kawasan Gudang Areng, Kecamatan Penawar Tama, sekitar pukul 19.00 WIB.

​Saat melanjutkan perjalanan menuju Unit 2, Banjar Agung, rombongan wartawan ini dibuntuti dan dikejar oleh sebuah mobil Toyota Hilux berwarna hitam.

Kendaraan tersebut diketahui dikemudikan oleh pria berinisial A dengan membawa penumpang berinisial S.

​Puncak ketegangan terjadi di wilayah Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, sekitar pukul 19.30 WIB, saat kendaraan pelaku memepet dan mengancam rombongan jurnalis.

​“Terlapor S turun dari mobil dan meminta kami turun dengan membawa benda diduga senjata api. Sempat terdengar suara letusan,” ungkap Akifullah dalam keterangan resminya.

​Merasa nyawanya terancam, rombongan wartawan langsung memacu kendaraan untuk menyelamatkan diri.

Aksi pengejaran oleh pelaku tersebut dilaporkan terus berlangsung hingga kawasan Simpang Penawar, Kecamatan Banjar Margo, sebelum akhirnya para korban berhasil lolos dan melapor ke pihak berwajib. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta
Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu
Iming-iming Uang Rp50 Ribu, Pemuda di Mesuji Ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 20 Kali
Berawal dari Medsos, Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Tawuran Berdarah di Bandar Lampung
Avanza Masuk Rawa di Kotabumi, Polisi Temukan Timbangan Digital dan Diduga Sabu
Proyek Trotoar Rp22,77 Miliar Ambrol, DPRD Bandarlampung Panggil Dirut PT Asmi Hidayat yang Pilih Bungkam
Beri Makan Ratusan Ribu Warga, 26 Dapur MBG di Tanggamus Ternyata Belum Kantongi SLHS!
Siap-siap Diciduk! Polisi Kantongi Identitas ‘Otak’ Konvoi Ratusan Pemotor di Underpass ZA Pagar Alam
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta

Jumat, 4 September 2026 - 11:58 WIB

Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu

Jumat, 4 September 2026 - 11:08 WIB

Iming-iming Uang Rp50 Ribu, Pemuda di Mesuji Ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 20 Kali

Jumat, 4 September 2026 - 11:03 WIB

Berawal dari Medsos, Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Tawuran Berdarah di Bandar Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:52 WIB

Avanza Masuk Rawa di Kotabumi, Polisi Temukan Timbangan Digital dan Diduga Sabu

Berita Terbaru