Niat Perbaiki Kincir Air, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolam Ikan Gisting

- Editor

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tanggamus – Seorang pria bernama Poda Antonius Surbakti (38) tewas usai tersengat aliran listrik dan tenggelam di sebuah kolam ikan di kawasan Blok IA, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Korban tewas saat hendak memperbaiki kincir air kolam.

​Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid mengatakan, insiden ini bermula saat korban yang juga merupakan salah satu pemilik modal kolam ikan Tombo Ati tersebut berniat mengecek kincir air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sebelum kejadian, korban sempat diperingatkan oleh rekannya, H. Bambang Sulistyo (39), agar tidak mendekat karena kincir air tersebut masih terhubung dengan aliran listrik PLN.

​”Bambang sempat mengingatkan korban agar tidak melakukannya karena terdapat aliran listrik. Namun, korban mengabaikan peringatan tersebut, melepas pakaian, dan tetap masuk ke dalam kolam,” ujar Iptu Harunur mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Jumat (4/9/2026).

​Sesaat setelah masuk ke dalam air, korban langsung tersengat arus listrik hingga akhirnya tenggelam.

​Melihat insiden tersebut, Bambang segera mencabut paksa sumber aliran listrik. Setelah memastikan arus terputus, ia masuk ke kolam untuk mengevakuasi korban dan langsung melarikannya ke Rumah Sakit Panti Secanti Gisting.

Sayangnya, pihak rumah sakit menyatakan korban yang berdomisili di Purwodadi tersebut telah meninggal dunia.

​Terkait insiden ini, pihak kepolisian telah memintai keterangan dari sejumlah saksi di lokasi, termasuk istri korban, Ipa Febrianti Ginting (39), dan saksi mata lainnya.

​Iptu Harunur memastikan, jenazah Poda Antonius Surbakti telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

​”Keluarga menolak dilakukan visum et repertum dan autopsi terhadap jenazah. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh istri korban,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Waspada! Erupsi Anak Krakatau Picu Asap Pekat dan Gelombang Ekstrem di Selat Sunda
Terkendala Aturan Baru, 380 Dapur MBG di Lampung Gagal Beroperasi!
Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta
Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu
Iming-iming Uang Rp50 Ribu, Pemuda di Mesuji Ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 20 Kali
Berawal dari Medsos, Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Tawuran Berdarah di Bandar Lampung
IJTI dan AJI Lampung Kecam Ancaman Senjata Api Terhadap Wartawan di Tulang Bawang
Avanza Masuk Rawa di Kotabumi, Polisi Temukan Timbangan Digital dan Diduga Sabu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 03:47 WIB

Niat Perbaiki Kincir Air, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolam Ikan Gisting

Sabtu, 5 September 2026 - 03:08 WIB

Waspada! Erupsi Anak Krakatau Picu Asap Pekat dan Gelombang Ekstrem di Selat Sunda

Jumat, 4 September 2026 - 20:02 WIB

Terkendala Aturan Baru, 380 Dapur MBG di Lampung Gagal Beroperasi!

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta

Jumat, 4 September 2026 - 11:58 WIB

Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Terkendala Aturan Baru, 380 Dapur MBG di Lampung Gagal Beroperasi!

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:02 WIB