Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung –Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang (Kanca) Teluk Betung terbukti berdampak nyata dalam mendongkrak pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Seorang pelaku UMKM kuliner di Bandar Lampung, Wandi, sukses berekspansi hingga menyewa dua unit ruko di kawasan Tanjung Senang berkat suntikan modal dari program tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Wandi hanya menjalankan usaha jualan bubur secara sederhana di sebuah kios kecil di kawasan Seadaya.
Seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan, ia membutuhkan tambahan modal untuk melengkapi sarana dan menambah variasi produk yang kini dikenal dengan nama Warkop Berkah.
Melalui pendampingan Mantri BRI, David Seprianto, Wandi kemudian mendapatkan fasilitas pembiayaan KUR BRI dengan plafon sebesar Rp80 juta dan tenor pinjaman 36 bulan.
Seluruh dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat permodalan, membeli peralatan baru, dan meningkatkan kapasitas pelayanan pelanggan.
”Dukungan permodalan dari BRI sangat membantu usaha saya berkembang. Dengan tambahan modal tersebut, saya bisa melengkapi kebutuhan usaha dan meningkatkan pelayanan. Alhamdulillah, sekarang usaha semakin ramai dan sudah berkembang hingga memiliki dua ruko,” ungkap Wandi.
Menanggapi pencapaian nasabahnya, Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, Felix Pakpahan, menegaskan bahwa fasilitas KUR BRI memang difokuskan untuk memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau guna meningkatkan kapasitas para pelaku usaha produktif.
“BRI terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang. Melalui program KUR, kami berharap semakin banyak usaha kecil yang mampu naik kelas, meningkatkan omzet, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” jelas Felix.
Keberhasilan ekspansi bisnis Wandi ini menjadi salah satu indikator positif bahwa akses pembiayaan yang tepat sasaran mampu membantu UMKM berkembang, yang pada akhirnya turut berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian kerakyatan serta menciptakan lapangan kerja baru di Provinsi Lampung. (*)






