Waduh! 202,3 Ribu Warga Lampung Menganggur, Ini Lulusan Sekolah yang Susah Dapat Kerja

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung.

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 202.320 penduduk di Provinsi Lampung berstatus pengangguran pada Februari 2026.

Dari jumlah tersebut, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyumbang Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya, yakni mencapai 7,39 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, mengatakan, fenomena pengangguran tertinggi pada lulusan SMK ini berbanding terbalik dengan penduduk berpendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah, yang justru memiliki tingkat pengangguran paling rendah, yaitu sebesar 1,64 persen.

Meski demikian, Ahmadriswan menyebutkan secara keseluruhan angka pengangguran di Lampung mengalami tren penurunan.

​”Apabila dibandingkan dengan Februari 2025, jumlah pengangguran berkurang sebanyak 4.480 orang atau 2,17 persen,” ujar Ahmadriswan dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).

Berdasarkan data Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Lampung pada Februari 2026 berada di angka 3,95 persen, turun 0,12 persen poin dari tahun sebelumnya.

Angka ini menunjukkan bahwa dari setiap 100 orang angkatan kerja di Lampung, terdapat sekitar empat orang yang belum memiliki pekerjaan.

Dengan capaian tersebut, Lampung menempati posisi ketiga sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran terendah di Pulau Sumatera.

Posisi pertama dengan pengangguran terendah diduduki oleh Bengkulu (3,23 persen), sementara pengangguran tertinggi tercatat di Kepulauan Riau (6,87 persen).

​Di sisi lain, BPS juga mencatat jumlah penduduk yang bekerja di Lampung pada Februari 2026 mencapai 4.913.590 orang. Angka ini bertambah sebanyak 34.530 orang (0,71 persen) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Penyerapan tenaga kerja di Lampung masih sangat bergantung pada sektor primer. Tiga sektor utama yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 44,03 persen.

Disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 16,73 persen; dan sektor Industri Pengolahan sebesar 8,30 persen. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tekan Inflasi, Pemprov Lampung Siapkan Pasar Murah dan Bantuan Transportasi
Lepas 249 Jamaah Haji Tanggamus, Ini Pesan Bupati Saleh Asnawi
Peras Warga Pakai Pistol Mainan dan Ancam Sebar Aib, Preman di Lampung Tengah Diringkus Polisi
Gudang Rokok HS di Lampura Kena Ultimatum Keras, Lengkapi Izin atau Ditutup!
18 Gajah Liar Bertahan 15 Hari di Permukiman Suoh, Warga Desak Penanganan TNBBS dan BKSDA
Pembangunan Jalan di Tanggamus Butuh Rp3,6 Triliun, Tak Bisa Diselesaikan Instan
Sistem CAT Error, Peserta Seleksi KDKMP di Bandar Lampung Keluhkan Jawaban Pindah Sendiri
Warga Mesuji Siap-siap Ucapkan Selamat Tinggal Jalan Rusak! Proyek Raksasa Rp94 Miliar Resmi Dimulai!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:33 WIB

Waduh! 202,3 Ribu Warga Lampung Menganggur, Ini Lulusan Sekolah yang Susah Dapat Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:00 WIB

Tekan Inflasi, Pemprov Lampung Siapkan Pasar Murah dan Bantuan Transportasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:55 WIB

Peras Warga Pakai Pistol Mainan dan Ancam Sebar Aib, Preman di Lampung Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:12 WIB

Gudang Rokok HS di Lampura Kena Ultimatum Keras, Lengkapi Izin atau Ditutup!

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:41 WIB

18 Gajah Liar Bertahan 15 Hari di Permukiman Suoh, Warga Desak Penanganan TNBBS dan BKSDA

Berita Terbaru