Sistem CAT Error, Peserta Seleksi KDKMP di Bandar Lampung Keluhkan Jawaban Pindah Sendiri

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Al Kautsar, Bandar Lampung, Selasa (5/5), diwarnai keluhan. 

Sejumlah peserta memprotes sistem ujian yang dinilai bermasalah karena pilihan jawaban berpindah secara otomatis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Salah satu peserta seleksi, Pratama, mengungkapkan bahwa kendala teknis tersebut sudah terjadi sejak awal subtes. Ia mengaku sistem tidak merespons pilihan jawaban sebagaimana mestinya.

​“Di awal masih lancar, tapi saat masuk subtes pertama sekitar nomor 10 mulai terasa janggal. Saya pilih jawaban A, tapi sistem justru otomatis berpindah ke D. Mau diklik berulang kali tetap pindah ke jawaban lain,” jelas Pratama.

Menurutnya, gangguan tersebut tidak hanya terjadi pada satu soal, melainkan berulang di hampir seluruh subtes. Beberapa soal juga dilaporkan sulit diklik dan membutuhkan beberapa kali percobaan.

Masalah ini dinilai sangat merugikan peserta karena waktu pengerjaan untuk setiap subtes hanya dibatasi selama tujuh menit.

​Terkait kendala ini, Pratama mengaku telah melapor kepada panitia yang bertugas di lokasi. Namun, pihak panitia merespons bahwa sistem akan tetap menyimpan jawaban awal. “Panitia bilang tidak masalah karena nanti sistem akan membaca otomatis jawaban pertama yang dipilih,” tambahnya.

​Kendala teknis ini turut dibenarkan oleh peserta lainnya, Jaya. Ia mengalami gangguan serupa yang mengakibatkan banyak waktu terbuang saat pengerjaan tes.

“Jadi pas CAT saya pilih jawaban apa, tapi sistem otomatis pindah sendiri, harus berulang kali kliknya. Ini sangat memakan waktu, bahkan merugikan kita sebagai peserta,” tegas Jaya dikutip dari Lampung Geh.

Atas kejadian ini, para peserta mendesak pihak panitia penyelenggara untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem CAT yang digunakan.

Mereka juga menuntut adanya solusi yang adil agar peserta yang terdampak gangguan teknis tidak dirugikan dalam proses seleksi tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Razia Tempat Hiburan Malam di Lampung Tengah, 9 Pengunjung Positif Sabu
Terbakar Lebih dari 24 Jam, KMP Batumandi Akhirnya Tenggelam di Perairan Merak
Fantastis! Penanaman Modal TW III di Tanggamus Capai Rp115,97 Miliar, Total Investasi di 2026 Sentuh Rp1,156 Triliun
Baru Keluar Penjara Malah Maling 2 Motor di Pringsewu, Pria Asal Lamteng Ditembak Dikedua Kaki, 2 Orang Buron!
Pedagang Pasar Madang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Warga: Sudah 2 Hari Tidak Keluar Rumah
Bupati Tanggamus Teken MoU dengan UTB, Siapkan Apoteker di Tiap Desa dan Inseminator di Tiap Kecamatan
Gerebek Rumah di Gisting, Polres Tanggamus Bekuk 3 Pria Diduga Pengedar Sabu
Viral Pemukulan di Acara Musik, Anggota DPRD Lampung Barat dan 2 Warga Sepakat Damai 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Razia Tempat Hiburan Malam di Lampung Tengah, 9 Pengunjung Positif Sabu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Terbakar Lebih dari 24 Jam, KMP Batumandi Akhirnya Tenggelam di Perairan Merak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Fantastis! Penanaman Modal TW III di Tanggamus Capai Rp115,97 Miliar, Total Investasi di 2026 Sentuh Rp1,156 Triliun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Baru Keluar Penjara Malah Maling 2 Motor di Pringsewu, Pria Asal Lamteng Ditembak Dikedua Kaki, 2 Orang Buron!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pedagang Pasar Madang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Warga: Sudah 2 Hari Tidak Keluar Rumah

Berita Terbaru