Pemerintah Siapkan Jurus Darurat Hadapi Harga Minyak US$115 per Barel, Aturan B50 & WFH Segera Berlaku!

- Editor

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia akan mengumumkan sejumlah kebijakan baru yang mencakup aturan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH), penyesuaian anggaran, hingga implementasi mandatori biodiesel B50 pada Selasa (31/3/2026). 

Langkah ini diambil sebagai mitigasi atas risiko dinamika global, khususnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang memicu kenaikan harga minyak dunia serta memengaruhi postur anggaran negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Kementerian (Sekmen) Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengonfirmasi bahwa pengumuman tersebut akan disampaikan secara langsung kepada publik.

​”Semua kebijakan terkait dengan mitigasi risiko dinamika global (WFH, Penyesuaian Anggaran, B-50 dll), akan diumumkan besok. Kami akan menggelar konferensi pers secara hibrid langsung dari Seoul, besok malam jam 21.00 waktu Seoul atau pukul 19.00 WIB,” ujar Susiwijono.

​Secara khusus mengenai kebijakan WFH, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa opsi penerapan WFH satu hari dalam sepekan ditujukan untuk menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional di tengah memanasnya situasi geopolitik.

​Purbaya menilai efisiensi dari kebijakan tersebut dapat maksimal jika pemilihan harinya dilakukan secara cermat, misalnya pada hari Jumat yang kerap menjadi hari ‘terjepit’. Meski demikian, ia belum dapat merinci besaran pasti dari potensi penghematan tersebut.

​”Jadi pasti ada penghematan BBM. Berapa persen saya tidak tahu detailnya karena bisa berubah-ubah tergantung harga minyak,” kata Purbaya.

​Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa kebijakan WFH ini tidak akan diberlakukan secara pukul rata. Sektor-sektor yang membutuhkan kegiatan operasional secara terus-menerus, seperti pabrik dan layanan publik, akan tetap beroperasi penuh tanpa sistem WFH.

“Jadi harusnya tidak masalah kalau cuma satu hari saja. Produktivitas kita secara total tidak akan terlalu terganggu,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kabar Gembira! Pemerintah Bagi-Bagi 1 Juta Sertifikat Tanah Gratis, Cek Syaratnya di Sini
Sah! Dilantik Menteri Agus, Komjen Rudi Setiawan Kini Pegang Kendali Pengawasan Kemenimipas
Wapres Gibran Kunker ke Lampung, Tinjau Proyek Jembatan Way Bungur yang Sempat Viral
Siapkan Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Berwawasan Lingkungan, Pemprov Lampung Buka PKN Tingkat II 2026
Pemerintah Targetkan 40 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi pada Akhir 2026
Prabowo Beri Peringatan Keras Soal Program MBG: Sekarang Banyak yang Nyusup Jadi Maling!
Berantas Pembalakan Liar, Prabowo Akan Tambah Polisi Kehutanan Menjadi 70.000 Personel!
Otorita IKN Bantah Isu Mangkrak, Tegaskan Pembangunan Terus Berjalan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:31 WIB

Kabar Gembira! Pemerintah Bagi-Bagi 1 Juta Sertifikat Tanah Gratis, Cek Syaratnya di Sini

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:24 WIB

Sah! Dilantik Menteri Agus, Komjen Rudi Setiawan Kini Pegang Kendali Pengawasan Kemenimipas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:26 WIB

Wapres Gibran Kunker ke Lampung, Tinjau Proyek Jembatan Way Bungur yang Sempat Viral

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:43 WIB

Siapkan Pemimpin Birokrasi Adaptif dan Berwawasan Lingkungan, Pemprov Lampung Buka PKN Tingkat II 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:17 WIB

Pemerintah Targetkan 40 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi pada Akhir 2026

Berita Terbaru