Hadiri 100 Tahun Gontor, Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa dan Teriakan ‘Free Palestine’

- Editor

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jawa Timur – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan pentingnya penguatan ketahanan dan kemandirian bangsa agar Indonesia mampu berdiri tegak dan membantu negara-negara yang tertindas.

Pesan tersebut ditegaskan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan 100 Tahun (Seabad) Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (19/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Momen kenegaraan ini diwarnai dengan aksi solidaritas ketika Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Al-Sattari, mengalungkan sorban secara langsung kepada Kepala Negara.

Di sela-sela sambutannya, Prabowo menyapa Abdalfatah yang kemudian langsung berdiri, menunjukkan sorban, dan menghampiri Presiden untuk mengalungkannya.

​Peristiwa tersebut memicu keprihatinan mendalam Prabowo atas krisis kemanusiaan yang terus berlanjut di Palestina. Ia mengungkapkan duka karena bantuan yang bisa diberikan Indonesia saat ini masih terbatas.

​”Saya minta maaf, tadi saya ingat saudara-saudara kita di Palestina. Mereka dibantai, dibom, diserang terus-menerus. Dan kita seolah-olah kurang berdaya untuk membantu,” ujar Prabowo.

Sesaat kemudian, terdengar Presiden Prabowo meneriakkan kalimat ‘sakral’ yakni free palestine sebanyak tiga kali di auditorium Ponpes Gontor.

​Presiden juga menegaskan, penindasan di Palestina harus menjadi pemicu bagi Indonesia untuk membangun kekuatan nasional.

“Kita harus kuat, karena kalau kita kuat, kita bisa bantu saudara-saudara kita yang ditindas bangsa lain. Kalau kita tidak punya kekuatan, bagaimana kita membantu,” tegasnya memperingatkan negara yang lemah akan mudah diinjak-injak dalam politik global.

​Untuk mewujudkan kekuatan bangsa tersebut, Prabowo menilai Indonesia perlu meneladani prinsip pendidikan “Panca Jiwa” dari Gontor, yakni keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.

Menurutnya, kelima fondasi ini sejalan dengan perjuangan bangsa agar dapat berdiri di atas kaki sendiri.

​Secara khusus, Kepala Negara menyoroti pentingnya integritas bagi para pemangku jabatan publik dan memperingatkan keras praktik korupsi yang merusak ketahanan negara.

​”Harus berbudi tinggi. Jujur, ikhlas, enggak boleh jadi koruptor. Jangan pura-pura berbudi tinggi, pura-pura ikhlas, pura-pura jujur. Begitu dikasih kepercayaan jabatan, nyolong,” tegas Prabowo.

​Sebagai penutup, mantan Menteri Pertahanan ini berpesan agar Gontor terus mencetak generasi penerus berkarakter unggul, sembari tetap menjaga netralitas institusi pendidikannya.

​”Gontor harus di atas segala golongan politik. Gontor tidak boleh ke mana-mana, tapi harus ada di mana-mana. Teruskan panggilan sejarah, berbuat yang terbaik untuk bangsa dan umat,” pungkas Presiden. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resmi Kerjasama dengan Google, Anies Baswedan Siap Kembangkan 9 Kota di Indonesia
Antrean Truk Picu Kemacetan Parah di Berbagai Daerah, Pertamina Bersikeras Stok Aman, Ini Kata Pemprov Lampung!
Karhutla Melanda Tol Palembang–Indralaya KM 18, Luas Kebakaran di Sumsel Tembus 1.926 Hektare
Operasi SAR H+4: Tim Gabungan Sisir Bersih Pulau Sertung hingga Rakata, Keberadaan 5 Jurnalis Nihil! 
Temuan Life Jacket Dipastikan Bukan Milik Kapal Korban, Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Masih Nihil
Merasa Kurang Mampu Tapi Tak Dapat Bansos? Jangan Panik, Turunkan Kelas Desil Anda Lewat HP Sekarang!
Sulteng Dikeruk, DBH Cuma Rp200 M: Gubernur Interupsi DPR, Warga Galang Koin Seribu
PWI Tegaskan Tetap Jadi Penyelenggara HPN 2027 di Lampung, Pastikan Lebih Inklusif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:01 WIB

Hadiri 100 Tahun Gontor, Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa dan Teriakan ‘Free Palestine’

Jumat, 18 September 2026 - 12:08 WIB

Resmi Kerjasama dengan Google, Anies Baswedan Siap Kembangkan 9 Kota di Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

Antrean Truk Picu Kemacetan Parah di Berbagai Daerah, Pertamina Bersikeras Stok Aman, Ini Kata Pemprov Lampung!

Sabtu, 12 September 2026 - 16:08 WIB

Karhutla Melanda Tol Palembang–Indralaya KM 18, Luas Kebakaran di Sumsel Tembus 1.926 Hektare

Sabtu, 12 September 2026 - 15:16 WIB

Operasi SAR H+4: Tim Gabungan Sisir Bersih Pulau Sertung hingga Rakata, Keberadaan 5 Jurnalis Nihil! 

Berita Terbaru