Caption : Ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Sebanyak 995 pucuk senjata api, amunisi, hingga narkoba jenis sabu dan ganja ditemukan di sebuah ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Temuan mengejutkan ini terungkap saat pihak sekolah tengah membuka ruangan tersebut untuk kebutuhan operasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika pihak yayasan hendak memfungsikan kembali ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD untuk kepentingan guru dan siswa.
Saat pintu ruangan dibuka bersama aparat kepolisian, mereka justru mendapati tumpukan barang berbahaya.
”Tiba-tiba ketika kami membuka ruangan ini, kami temukan peralatan senjata, termasuk airsoft gun dengan laras polos (tanpa alur) yang mematikan, serta alat pembuat peluru,” kata Untung di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8).
Selain persenjataan dan mesin pembuat amunisi, pihak yayasan juga menemukan aksesori senjata, VCD porno, serta barang yang diduga kuat sebagai narkotika jenis sabu dan ganja di dalam ruangan tersebut.
Untung menyayangkan dan mempertanyakan bagaimana barang-barang terlarang itu bisa tersimpan dan diproduksi secara diam-diam di lingkungan pendidikan yang mencakup tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengonfirmasi temuan tersebut. Pihak kepolisian menjelaskan, laporan awal dari masyarakat terkait kasus ini sebenarnya sudah diterima sejak 15 Juli 2026.
Sebagai langkah penanganan awal, penyidik telah menerbitkan Laporan Polisi Model A (laporan yang dibuat oleh anggota Polri yang mengalami, mengetahui, atau menemukan langsung peristiwa) untuk mendalami penyelidikan serta mengungkap kepemilikan dan motif penyimpanan senjata beserta narkoba di lingkungan sekolah tersebut. (*)






