Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Usul Ubah Nama Jadi ‘Selat Trump’

- Editor

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Washington DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan mengusulkan perubahan nama jalur perairan strategis Selat Hormuz menjadi Selat Trump.

Usulan tersebut disampaikan bersamaan dengan klaim sepihaknya bahwa salah satu titik panas konflik di Timur Tengah itu kini sepenuhnya berada di bawah kendali Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pernyataan tersebut diunggah Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Rabu (2/9/2026) pagi waktu setempat.

​”Sekarang setelah kita menguasainya di bawah kendali AS, haruskah kita mengganti nama Selat Hormuz menjadi SELAT TRUMP???” tulis Trump.

​Ia menyebut nama tersebut lebih keren dan menegaskan bahwa dominasi AS akan membawa eskalasi baru.

“Seperti Amerika sendiri, situasinya akan ‘lebih panas’ dari sebelumnya! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini. Presiden DONALD J. TRUMP,” lanjutnya dalam unggahan tersebut.

​Klaim penguasaan dan usulan nama baru ini dilontarkan di tengah memuncaknya ketegangan militer antara Washington dan Teheran.

Sebelumnya, Trump telah menyatakan bahwa armada Angkatan Laut AS berhasil meledakkan seluruh ranjau laut yang ditebar oleh Iran di Selat Hormuz dan mulai menerapkan blokade maritim terhadap komoditas impor-ekspor Teheran.

​Manuver pengubahan nama wilayah oleh Trump ini merupakan yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir.

Kurang dari seminggu sebelumnya, Trump juga menuai polemik setelah menandatangani perintah eksekutif untuk mengubah nama Danau Ontario menjadi ‘Danau Amerika’ di tengah memanasnya perseteruan politik dan ekonomi AS dengan Kanada. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!
Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!
Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!
Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!
Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’
Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!
Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut
Aniaya Staf, Istri Presiden RI Pertama Ini Dituntut Jaksa Tokyo Denda Rp22,8 Juta! 
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!

Rabu, 30 September 2026 - 09:07 WIB

Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’

Berita Terbaru