Chef WNA Asal Inggris Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Bandar Lampung

- Editor

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Herbin Sianipar. 

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris, Gareth John Marks (53), ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya di Hotel Radisson, Kota Bandar Lampung.

Pria yang diketahui bekerja sebagai chef di PT Philips Seafood Indonesia tersebut ditemukan terlentang tak bernyawa setelah pihak hotel terpaksa membobol pintu kamarnya yang terkunci ganda dari dalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Herbin Sianipar, mengonfirmasi penemuan jasad WNA tersebut pada Rabu (2/9/2026). Berdasarkan hasil identifikasi awal, polisi memastikan tidak ada indikasi kekerasan fisik pada tubuh korban.

​”Secara fisik, hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan. Namun, kami menemukan sejumlah obat-obatan kesehatan di dalam kamar. Dugaan sementara mengarah ke sana (sakit), tetapi penyebab pasti kematian baru bisa disimpulkan setelah hasil autopsi keluar,” tegas Kombes Pol Herbin.

​Kronologi Penemuan Korban

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, membeberkan bahwa korban diketahui menginap di hotel tersebut sejak 26 Agustus 2026.

Berdasarkan rekaman CCTV hotel, Gareth terakhir kali terlihat masuk ke kamarnya di lantai 10 seorang diri pada Senin (31/8/2026) usai mengeluh sakit.

​Kecurigaan muncul ketika rekan kerja korban tidak dapat menghubunginya. Karyawan hotel yang melakukan pengecekan ke kamar tidak mendapat respons meski pintu telah diketuk berulang kali.

Karena kamar terkunci ganda dari dalam, pintu akhirnya dibuka paksa dengan bantuan teknisi hotel.

​”Setelah pintu dibuka, korban ditemukan terlentang di atas tempat tidur berselimut hingga bagian dada. Tim medis dari RS Belleza Lampung sempat didatangkan, dan korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.45 WIB,” ungkap Kompol Gigih.

​Saat ini, Polresta Bandar Lampung tengah menerapkan metode scientific investigation (penyidikan berbasis ilmiah) untuk mengungkap kasus tersebut.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Bandar Lampung terkait dokumen keimigrasian korban sembari menunggu kedatangan pihak keluarga yang saat ini diketahui berada di Thailand. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Gegara Puntung Rokok, 1,5 Ha Lahan di Batu Tegi Tanggamus Ludes Terbakar! 
Ini Kronologi Napi Rutan Kota Agung Asal Pringsewu yang Tewas, Sempat Sesak dan Nyeri Ulu Hati
Miris! Gara-gara Hawa Nafsu, Kakek 74 Tahun di Lampung Selatan Cabuli ODGJ di Gudang Masjid
Satresnarkoba Operasi di Mesuji Timur, Bekuk 2 Pria, 230 Pil Ekstasi dan Sabu Diamankan
ALLAME Gelar Konsolidasi di Unila, Bahas 7 Isu Nasional dan Siapkan Aksi
Sempat Dijemput Paksa Polres Tanggamus, Ternyata Status Hukum Influencer Rohadi Masih Saksi!
Bongkar Pabrik Ekstasi Rumahan di Tulang Bawang, Polisi Sita Alat Cetak Berlogo ‘Ironman’
Gerebek Kontrakan Tengah Malam di Bandar Lampung, Polisi Bekuk Pengedar Sabu Modus Mapping Lokasi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Diduga Gegara Puntung Rokok, 1,5 Ha Lahan di Batu Tegi Tanggamus Ludes Terbakar! 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Ini Kronologi Napi Rutan Kota Agung Asal Pringsewu yang Tewas, Sempat Sesak dan Nyeri Ulu Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Miris! Gara-gara Hawa Nafsu, Kakek 74 Tahun di Lampung Selatan Cabuli ODGJ di Gudang Masjid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Satresnarkoba Operasi di Mesuji Timur, Bekuk 2 Pria, 230 Pil Ekstasi dan Sabu Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:32 WIB

ALLAME Gelar Konsolidasi di Unila, Bahas 7 Isu Nasional dan Siapkan Aksi

Berita Terbaru