Marak Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan, DPRD Lampung Desak Pemprov Perkuat Pencegahan

- Editor

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist (Dok. Antara)

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PAN, Diah Dharma Yanti, mendesak pemerintah daerah setempat untuk segera memperkuat langkah pencegahan, penanganan, serta pendampingan korban secara menyeluruh menyusul tren peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Lampung. 

Diah menyoroti kondisi memprihatinkan di mana kasus kekerasan seksual pada anak kini semakin marak melibatkan orang terdekat sebagai pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, predator anak sering kali berasal dari lingkungan yang seharusnya memberikan perlindungan, mulai dari anggota keluarga seperti ayah kandung, hingga tenaga pendidik di sekolah maupun pesantren.

“Yang sangat memprihatinkan, orang yang seharusnya memberikan perlindungan kepada anak justru menjadi predator bagi anak itu sendiri. Ada ayah kandung yang melakukan pelecehan hingga pemerkosaan terhadap anaknya. Begitu juga orang-orang terdekat seperti guru di lingkungan pendidikan maupun pesantren,” jelas Diah.

​Menurut Diah, penanganan kasus kekerasan tidak bisa hanya bertumpu pada proses hukum terhadap pelaku. Pemerintah dituntut untuk mengimbangi penegakan hukum dengan langkah preventif dan edukatif di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengoptimalkan program pencegahan. Hal ini mencakup penguatan sosialisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat guna menekan angka kekerasan, termasuk kasus perundungan (bullying) yang kini menjadi tren mengkhawatirkan.

“OPD terkait harus melakukan langkah-langkah optimal, baik preventif maupun penanganan. Sosialisasi harus diperkuat karena sekarang kekerasan sudah menjadi tren yang mengkhawatirkan, termasuk bullying di sekolah,” kata Diah.

Lebih lanjut, Diah juga menggarisbawahi dampak negatif media sosial dan derasnya arus informasi yang memicu pergeseran nilai sosial di masyarakat.

Ia menilai, lunturnya nilai kesopanan serta rasa hormat terhadap orang tua dan guru turut berkontribusi pada meningkatnya aksi kekerasan, tawuran, hingga kasus bunuh diri.

Sebagai langkah konkret, DPRD mendorong pemerintah daerah untuk segera merumuskan program perlindungan perempuan dan anak yang lebih berkelanjutan agar angka kekerasan di Provinsi Lampung dapat ditekan secara signifikan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!
Jerit Pedagang Tak Digubris! Pemkab Tanggamus Tetap Gusur Pasar GSG Talang Padang Meski Sewa Belum Habis
Gerak Cepat! YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Ponpes Sunan Bonang Lambar
Gila-gilaan! Proyek Gedung Budaya Sukabumi Telan Rp763 Juta Tanpa Dokumen Resmi, Kok Bisa Cair?
Rekam Jejak Bermasalah Eks Kepala MAN 1 Tanggamus Gunawan Jadi Sorotan! Kini Malah Menjabat Kepala MAN 1 Kota Metro
Tipu Korban dengan Modus Proyek Fiktif di Pemkot Metro, Seorang ASN Ditangkap Polisi
Tipu Puluhan Korban Hingga Rp 5 Miliar, Oknum Pegawai PDAM Pesawaran Dilaporkan ke Polda Lampung
Tergiur Untung 20 Persen dalam 7 Hari, Warga Malah Kena Tipu Oknum ASN Modus Proyek BPPRD Metro
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:34 WIB

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:01 WIB

Jerit Pedagang Tak Digubris! Pemkab Tanggamus Tetap Gusur Pasar GSG Talang Padang Meski Sewa Belum Habis

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:46 WIB

Gerak Cepat! YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Ponpes Sunan Bonang Lambar

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:28 WIB

Rekam Jejak Bermasalah Eks Kepala MAN 1 Tanggamus Gunawan Jadi Sorotan! Kini Malah Menjabat Kepala MAN 1 Kota Metro

Senin, 20 Juli 2026 - 23:31 WIB

Tipu Korban dengan Modus Proyek Fiktif di Pemkot Metro, Seorang ASN Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:34 WIB