Caption : Ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Region 5 Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan digital, khususnya modus operandi yang menggunakan contact center dan email palsu.
Melalui kampanye edukasi bertajuk “Serupa tapi Tak Sama”, BRI mengingatkan nasabah agar lebih teliti saat menerima telepon, pesan, maupun email.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, modus kejahatan siber kini semakin beragam dan kerap menduplikasi tampilan yang menyerupai identitas resmi perusahaan perbankan.
Regional CEO BRI Region 5 Bandar Lampung, Andreas Chandra Santoso, menegaskan bahwa pihak bank tidak pernah meminta data pribadi nasabah dalam bentuk apa pun, baik melalui telepon, pesan singkat, email, maupun media sosial.
”Jika menerima pesan atau telepon yang mencurigakan, masyarakat diimbau segera melakukan konfirmasi melalui kanal resmi BRI,” tegas Andreas.
Andreas menjelaskan, layanan contact center resmi BRI hanya melayani pengaduan dan informasi melalui nomor telepon 1500017 serta WhatsApp Sabrina di nomor 0812-1214-017.
Selain itu, email resmi BRI selalu menggunakan domain perusahaan dan bukan layanan pihak ketiga yang mencurigakan.
Guna mencegah risiko kerugian finansial akibat penipuan digital, BRI membagikan enam langkah pencegahan utama bagi masyarakat:
1. Periksa dengan teliti nomor telepon dan alamat email pengirim pesan.
2. Abaikan dan blokir nomor telepon yang mencurigakan.
3. Jangan pernah mengklik tautan (link) dari sumber yang tidak dikenal.
4. Jaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN, password, OTP, dan CVV/CVC kartu.
5. Lakukan pergantian PIN dan password secara berkala.
6. Pastikan kebenaran informasi dengan mengecek langsung ke kanal resmi BRI.
Sebagai tambahan, masyarakat dan nasabah juga dapat mengakses informasi maupun promo valid melalui akun media sosial resmi (terverifikasi) milik BRI, meliputi Instagram dan TikTok di @bankbri_id, Facebook BANK BRI, serta akun X (Twitter) di @BANKBRI_ID, @promo_bri, dan @kontakBRI.
Langkah edukasi ini terus digencarkan BRI seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat guna menjamin keamanan perlindungan data dan dana nasabah. (*)






