Caption : Ist
Hariannarasi.com, Tulang Bawang – Seorang karyawan Bulog bernama Ahmad Fajar Ari (40) tewas bersimbah darah setelah diserang menggunakan senjata tajam jenis samurai di sebuah rumah kontrakan di Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, pada Jumat (13/3) sekitar pukul 08.30 WIB.
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang berujung pada hilangnya nyawa korban tersebut. “Benar, terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” tegas Apfryyadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan polisi, kronologi kejadian bermula ketika dua pria yang mengendarai sepeda motor mendatangi rumah kontrakan korban. Untuk mengelabui warga, kedua pelaku meminta izin kepada pemilik kontrakan dengan dalih ingin menemui korban untuk meminta maaf.
Setelah diizinkan masuk, salah satu pelaku memanggil korban dan mengajaknya mengobrol di bagian depan kontrakan. Saat korban sedang duduk, pelaku lainnya tiba-tiba masuk dari pintu gerbang membawa pedang samurai dan langsung menebas tubuh korban hingga terjatuh.
Tidak berhenti di situ, pelaku kembali membacok bagian kepala dan badan korban yang sudah tidak berdaya. Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera berupaya memberikan pertolongan. Korban yang diketahui merupakan warga Jalan Kartini Gang Durian 1, Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung ini sempat dilarikan ke klinik terdekat. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka parah yang dideritanya.
Saat ini, pihak kepolisian telah menangani kasus tersebut. “Satu pelaku berinisial J berhasil diamankan, Satreskrim Polres Tulang Bawang masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” tutup Apfryyadi. (*)






